BI Catat Sulsel Alami Deflasi

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatatkan Provinsi Sulsel mengalami deflasi sebesar -0,27 persen (mtm) ataunlebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat mengalami inflasi sebesar 1,12 persen (mtm).

Secara spasial, dari 5 kota Indeks Harga Konsumen (IHK), yakni Bulukumba, Makassar, Palopo, Pare-pare, dan Watampone di Sulsel. Hanya Kota Palopo yang mengalami inflasi bulanan sebesar 0,26 persen. 

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Fadjar Marjadi, mengatakan, deflasi bulanan di Sulawesi Selatan ini, secara utamanya disumbang oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau dan kelompok transportasi yang andil masing-masing sebesar -0,25 persen dan -0,12 persen.

Deflasi kelompok makanan, minuman dan tembakau yang tercatat sebesar -0,81 persen ini dipengaruhi oleh penurunan harga bawang merah, cabai rawit, minyak goreng, daging ayam ras, dan cabai merah.

“Sementara deflasi kelompok transportasi yang tercatat sebesar -1,02 persen ini disebabkan oleh penurunan harga tarif angkutan udara yang dipengaruhi oleh penurunan permintaan pasca libur dan harga avtur dunia,” katanya, melalui siaran persnya, Kamis (1/9/2022).

Muhammad Trisusanto

Comment