JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com – Pusat studi Universitas Pertamina (UP) mengembangkan teknologi terapan migas berupa teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), yang belakangan menjadi tren dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).
Teknologi AI sendiri, merupakan salah satu dari 5 teknologi prioritas guna mendukung agenda nasional “Making Indonesia 4.0”. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat mengakselerasi efisiensi di berbagai sektor industri, termasuk migas.
“Kami melihat peluang besar dalam pengembangan AI di industri migas. Oleh karenanya Universitas Pertamina membentuk pusat studi Geosciences Intelligence and Advanced Computing atau GAIA yang diharapkan dapat memberikan perspektif dan analisa dalam pengambilan keputusan di sektor migas kepada para pemangku kepentingan,” kata Ketua Pusat Studi GAIA, Agus Abdullah, melalui siaran pers, Kamis (10/6/2021).
Agus, mengungkapkan, GAIA terus membangun kerjasama dengan industri migas dan lembaga penelitian, dimana saat ini ada 3 proyek penelitian yang digarap bersama Innovation and New Venture (INV) PT Pertamina (Persero), dan proyek penelitian lain dengan Pertamina Hulu Sanga-Sanga, serta proyek pengembangan bersama Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) Center Universitas Syah Kuala.
Salah satu proyek kerjasama dengan INV yang mendulang sukses, adalah pembuatan aplikasi untuk penargetan sumur bor. Aplikasi bernama PERTARAY ini memungkinkan pengguna memperoleh gambaran riil kondisi di bawah permukaan tanah. Sehingga, pengguna dengan mudah mengidentifikasi apa yang terkandung di dalamnya.
“Selain berguna untuk efisiensi waktu, tenaga, dan biaya, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi lokasi eksplorasi dan produksi yang berada di wilayah terpencil atau dengan kondisi yang unik. Sehingga, hambatan-hambatan eksplorasi migas dapat teratasi. Tak hanya itu, dengan hadirnya proyek kolaborasi pusat studi GAIA dengan INV ini, memungkinkan para pekerja migas untuk tetap produktif melakukan pekerjaan eksplorasi kapan saja dan di mana saja, tanpa dibatasi ruang dan waktu,” katanya.
Comment