Universitas Pertamina Kolaborasi Industri Energi Ciptakan Inovasi

JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com  – Universitas Pertamina kembali berkolaborasi bersama Innovation and New Venture (INV) PT Pertamina (Persero) dalam mengembangkan perangkat lunak pengolahan data seismik berbasis web dan cloud.

Dosen Teknik Geofisika Universitas Pertamina sekaligus tim riset, Agus Abdullah, mengatakan inovasi ini berdampak pada efisiensi dan optimalisasi proses bisnis energi.

“Dengan perangkat lunak ini, pekerja tak lagi dibatasi ruang dan waktu untuk tetap produktif melakukan pekerjaan eksplorasi kapan saja dan di mana saja. Proyek kerjasama ini juga kami harapkan bisa menjadi katalis perkembangan riset pengolahan seismik lanjut di Indonesia,” ujar Agus melalui rilisnya pada Beritapedoman.com, Jumat (4/12/2020).

Principal Exploration Research Upstream Research and Technology Innovation PT Pertamina (Persero), Tavip Setiawan, mengatakan, kolaborasi dengan Universitas Pertamina mampu memberikan solusi dalam menjawab tantangan-tantangan eksplorasi migas Pertamina di masa depan.

“Pertamina INV sangat mengapresiasi Universitas Pertamina sebagai kolaborator dari riset ini untuk mewujudkan sinergi antara akademik dan industri,” ujarnya.

Tavip juga mengatakan, kolaborasi penelitian dengan industri memang jadi salah satu kekuatan Universitas Pertamina dalam menjawab tantangan energi, sehingga link and match antara tuntutan industri dengan profil lulusan dapat terpenuhi.

Hal ini juga sejalan dengan program Kampus Merdeka untuk memperkuat ekosistem pentahelix antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Dosen Teknik Geologi sekaligus tim riset, Epo Prasetyo, mengatakan, riset ini berhasil mengungkap konsep eksplorasi baru di daerah Kalimantan Timur.

“Kerja sama ini juga mendukung Pertamina Hulu Sanga Sanga dalam mengerucutkan dan mematangkan prospek-prospek ladang migas untuk dikembangkan,” tuturnya.

Manfaat kolaborasi dengan industri ini, juga dirasakan pula oleh mahasiswa mahasiswi. Salah satunya, Putri Dewi Nur Aeini, mahasiswi Teknik Geologi Universitas Pertamina, mengungkapkan, dengan adanya penelitian ini banyak memperoleh pengalaman nyata kerja migas.

“Saya memperoleh pengalaman nyata dunia kerja migas. Misalnya, saya mendapat pemahaman kondisi geologi cekungan Kutai termasuk lingkungan pengendapan delta yang sudah banyak dilakukan ekplorasi dan eksploitasi migas. Saya harap, ilmu dan pengalaman ini dapat saya aplikasikan di dunia kerja nantinya,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Pertamina, Akhmaloka, mengatakan, selain memberikan kesempatan untuk terjun secara langsung melalui proyek penelitian, Universitas Pertamina juga mewajibkan para mahasiswa untuk melakukan kerja praktik atau magang sebagai salah satu syarat kelulusan.

“Ini merupakan salah satu upaya kami dalam mempersiapkan para lulusan menjadi individu yang tidak hanya ‘siap pakai’, tetapi juga adaptif dan inovatif,” ungkap Akhmaloka.

Redaktur : Marwiah Syam

Comment