25 Tahun, Buah Manis Konsistensi Telkomsel Melayani Hingga ke Pelosok Negeri

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Telkomsel yang merupakan operator telekomunikasi seluler digital terdepan di Indonesia telah berkiprah selama 25 tahun melayani hingga ke pelosok negeri Indonesia.

Dari catatan, Telkomsel telah menghadirkan lebih dari 228.000 Base Transceiver Station (BTS) untuk melayani lebih dari 160 juta pelanggan yang tersebar hingga ke wilayah terdalam, pulau terluar, serta daerah perbatasan negara.

Dalam usianya 25 tahun melayani negeri, Telkomsel secara konsisten mengimplementasikan teknologi berbasis broadband terkini, termasuk menjadi yang pertama melakukan uji coba 5G di Tanah Air.

Bahkan, Telkomsel terus mengembangkan bisnis digital seperti Mobile Gaming, Digital Entertainment, Digital Advertising, Digital Lifestyle, Mobile Financial Services, Enterprise Solutions, dan Internet of Things untuk menemukan berbagai cara baru bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan dari waktu ke waktu.

Menjadi terdepan, tentunya menjadikan pelayanannya pada pelanggan dapat diakses melalui call center 24 jam, GraPARI di seluruh Indonesia, layanan pelanggan di cs@telkomsel.co.id, facebook.com/telkomsel, Twitter @telkomsel, dan Instagram @telkomsel serta asisten virtual Telkomsel di aplikasi MyTelkomsel, LINE, Telegram, Whatsapp, dan Facebook Messenger Telkomsel.

Tak hanya itu, Telkomsel juga telah memiliki kepercayaan pelanggan hingga ke pelosok. Tentunya, dengan eksistensi dan pencapaian kredibilitas tertinggi dari masyarakat ini, menjadikan Telkomsel tetap di hati pelanggannya, tak tergerus, kendati berbagai promo dari pesaing lainnya, tak membuat andil Telkomsel sebagai pelayanan terbaik tersingkirkan.

Dari penelusuran Beritapedoman.com, pada pengambilan beberapa sampel di wilayah di Sulsel, diproyeksi dominan tertinggi adalah pengguna Telkomsel. Bahkan, dari catatan tersebut, wilayah seperti Gowa, Enrekang, Toraja, yang memiliki kontur wilayah dominan pegunungan reratanya mempercayakan jaringan terbaik adalah Telkomsel. Pun di luar Sulsel.

Salah satu pelanggan setia Telkomsel, Nur jannah, yang merupakan asli orang Pangkep, kepada Beritapedoman.com, via Whatsapp, Sabtu (29/8/2020), mengungkapkan, sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMA) pada 2008 lalu, dirinya sudah setia pada pelayanan Telkomsel hingga beberapa tahun lalu pun saat menikah dan ikut suami tinggal di kampungnya di Kolaka, tepatnya di Desa Torotuo, Kecamatan Ranteangin, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara tetap menggunakan Telkomsel hingga saat ini. Alasannya, adalah kehandalan akses.

“Karena jaringannya mudah didapat, menelpon tidak pernah putus-putus. Terus kelelebihannya itu, banyak bonusnya dan masa aktif relatif lama. Beda dengan yang lainnya, memang promonya juga banyak, tapi tidak bisa nyaman menelpon, tak sesuai harapan,” katanya.

Sementara, salah satu pelanggan lainnya, Trisusanto, warga Kelurahan Cilallang, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, kepada Beritapedoman.com, mengakui akses yang the best lah menjadi pemanis kesetiaannya pada Telkomsel.

“Biar pun wilayah saya kadang akses jaringan susah, tapi dari pertama menggunakan Telkomsel sejak 2005 lalu, alhamdulillah top markotop signalnya,” katanya melalui video call beberapa waktu.

Testimoni dari pelanggan-pelanggan ini, makin mengukuhkan eksistensi Telkomsel bahwa sejatinya Telkomsel telah lama bermuara memberikan warna tersendiri bagi pelanggannya. Tentunya, warna inilah yang memberikan gula-gula kegembiraan pada pelanggan lewat akses yang handal di tiap waktunya saat ingin bersilaturahmi ke sanak keluarga, teman, sahabat menjadikan Telkomsel memiliki kepercayaan masyarakat.

General Manager Network Operation and Quality Management Telkomsel Region Sulawesi, Muh Idham Kadim, kepada Beritapedoman.com, mengatakan, kehandalan ini dikarenakan pihaknya selalu berkomitmen memberikan layanan telekomunikasi memadai untuk pemerataan sampai ke pelosok Negeri, sampai ke pulau-pulau terluar. Bahkan, Telkomsel bekerjasama dengan Pemerintah kementerian Kominfo lewat project  USO (Universal Service Obligation) dan Merah Putih untuk memastikan akses selalu tercover denga lancar.

“Memang sih masih ada daerah yang belum tercover dan ini sudah menjadi target kami Telkomsel Regional Sulawesi untuk bisa mewujudkan IKC 100 persen,” kataya via Whatsapp, pada Beritapedoman.com, Jumat (28/8/2020).

Optimalisasi jaringan ini, kata Idham, juga sebagai wujud komitmen Telkomsel, apalagi saat ini masa pandemi Covid-19. Tentunya dalam mendukung proses pembelajaran jarak jauh di masa yang penuh tantangan ini, Telkomsel juga tak lupa menghadirkan inovasi produk untuk mendukung hal tersebut.

Bahkan, sejak awal penyesuaian masa pandemi Covid-19, Telkomsel sebagai perusahaan Telekomunikasi menjadi tumpuan berbagai pihak seperti belajar online, bekerja dari rumah (WFH), video conference dan berbagai kebutuhan lainnya, sehingga traffic data Telkomsel meningkat tajam, baik di perkotaan maupun di daerah-daerah luar.

“Peningkatan tersebut, khususnya di daerah-daerah Perumahan dan beberapa rumah sakit rujukan Covid-19. Kami juga melakukan penambahan kapasitas dan melakukan optimalisasi agar pelanggan dan masyarakat tetap dapat melaksanakan activitas online nya dengan baik dan lancar,” katanya.

Idham juga mengatakan, Telkomsel sebagai operator Telkomunikasi dengan jangkaun terluas dan sudah menggunakan teknologi terbaru dengan kapasitas yang sangat memadai ini, pihaknya juga selalu melakukan pemantuan jika terjadi lonjakan pengguna yang signifikan dan itu akan langsung dilakukan penambahan kapasitas.

“Untuk daerah-daerah yang coveragenya belum maksimal, kami lakukan penambahan BTS temporary atau melakukan optimalisasi dari BTS yang terdekat. Kami selaku juga selalu mendengarkan dan menfollow up setiap masukan dari pelanggan dan masyarakat agar dapat menggunakan layanan Telkomsel dengan maksimal sesuai kebutuhannya,” katanya.

Selain pelayanan handal, lanjut Idham, pihaknya juga akan senantiasa melakukan optimalisasi terhadap network Telkomsel sehingga dapat menjangkau titik-titik yang blank spot.

Telkomsel juga selalu berusaha untuk meningkatkan dan memperluas jaringannya sampai ke pelosok-pelosok negeri agar dapat menjangkau semua lapisan masyarakat.

“Baik itu, melalui pembangunan BTS Regular maupun dengan menggunakan BTS Merah Putih dan USO. Khusus untuk USO (Universal Service Obligation) ini adalah proyek dari Pemerintah agar semua daerah dapat terjangkau oleh jaringan Telekomunikasi, apalagi Telkomsel sebagai partner pemerintah,” katanya pada Beritapedoman.com.

Penulis/Redaktur : Marwiah Syam

 

Comment