Semen Tonasa Gelar Pelatihan Bagi Pekerja Bangunan

BONE, BERITAPEDOMAN.com – PT Semen Tonasa menggelar pelatihan bagi pekerja bangunan.

Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Helios and Convention, Jl Langsat No. 88, Kabupaten Bone, Kamis (27/8/2020) kemarin.

Kegiatan yang diisi tanya jawab seputar produk semen Tonasa dan pengetahuan untuk menambah keahlian ini mengangkat tema “Dengan Semangat Kemerdekaan Kita Wujudkan Tenaga Kerja Yang Unggul dan Terampil”.

Pelatihan ini sendiri, diikuti sebanyak 56 peserta yang merupakan pekerja bangunan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan ditengah masa pandemi Covid-19 ini.

Hadir pada kegiatan tersebut, Regional Sales Manager Sulawesi, Gusrianto P Djafar beserta jajarannya, juga hadir Unit kerja Quality Assurance, Temmalengga, dan Taufik Rusli selaku Direktur Utama (Dirut) Distributor Semen Tonasa beserta jajarannya.

Regional Sales Manager Sulawesi, Gusrianto P Djafar, mengungkapkan, pelatihan pekerja bangunan ini merupakan program kerja bagian Promosi PT Semen Tonasa. Apalagi pekerja bangunan merupakan ujung tombak promosi Semen Tonasa.

“Disamping itu, Kabupaten Bone termasuk salah satu daerah sebagai penjualan semen yang tinggi,” katanya melalui rilisnya pada Beritapedoman.com, pada Kamis (27/8/2020) malam.

Pelatihan pekerja bangunan ini, katany, bisa menjadi corong promosi Semen Tonasa. “Untuk itu, PT Semen Tonasa berkomitmen dan terus berkontribusi untuk meningkatkan skill para pekerja bangunan ini,” katanya.

Sementara, Kepala Biro Humas dan Sekretariat PT Semen Tonasa, Said Chalik, mengatakan, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin, karena ini akan menambah ilmu bagi para pekerja bangunan.

Apalagi, PT Semen Tonasa bukan hanya menghasilkan semen, tapi juga memiliki misi untuk membangun dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) para tukang, salah satunya dengan kegiatan pelatihan ini.

“Mudah-mudahan para tukang yang dilatih hari ini nantinya akan memiliki SDM yang mumpuni agar dapat meningkatkan taraf kesejahteraannya. Ini bukan soal apa yang menjadi pekerjaan kita, tapi manfaat yang bisa kita berikan dari pekerjaan yang dilakukan,” katanya.

Syamsuddin, salah seorang tukang asal Kelurahan Bulu Tempe yang sejak 1990 menekuni pekerjaan ini mengungkapkan rasa senangnya bisa ikut pelatihan ini.

“Saya senang mendapatkan ilmu lewat kegiatan ini,” katanya.

Redaktur : Marwiah Syam

Comment