Ini Update Virus Corona di Dunia

BERITAPEDOMAN.com – Wabah virus corona (Covid-19) masih menjadi keresahan di dunia. Bahkan, angka kasus dan angka kematian masih terus mengalami perubahan.

Dilansir dari Kompas.com, Selasa (24/3/2020), disebutkan hingga kini, lebih dari 160 negara telah melaporkan temuan kasus positif Covid-19.

Mengutip data real-time dari John Hopkins University per Selasa (24/3/2020) pagi, jumlah total kasus infeksi virus corona Covid-19 di dunia telah mencapai 378.287 kasus.

Dari jumlah tersebut, 16.497 pasien atau sebesar 4,36 persen dari total kasus dinyatakan meninggal dunia.

Sementara, 100.958 pasien di antaranya atau sekitar 26,69 persen dari total kasus dinyatakan sembuh.

Jumlah kasus terbanyak masih terdapat di China, disusul Italia, Amerika Serikat, dan Spanyol.

Meski demikian, jumlah pasien sembuh di China cukup tinggi. Dari 81.496 kasus yang dilaporkan, 72.819 pasien telah dinyatakan sembuh. Sementara, dari jumlah kematian, tercatat 3.274 kasus.

Jumlah kasus kematian di China ini juga telah dilampaui oleh Italia dengan 6.077 kasus kematian yang dilaporkan.

Berikut adalah perkembangan terbaru dari beberapa negara terkait dengan infeksi virus corona ini:

Indonesia

Jumlah infeksi virus corona di Indonesia dilaporkan terus bertambah dalam beberapa hari terakhir.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana per Senin (23/3/2020) pukul 13.00 WIB, ada 579 kasus infeksi Covid-19 yang telah dilaporkan di Indonesia.

Dari jumlah tersebut, 30 pasien dinyatakan sembuh dan 49 orang meninggal dunia.

Kini, kasus-kasus virus corona ini telah tersebar di setidaknya 22 provinsi di Indonesia, diantaranya Bali, Banten, DIY, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Lampung, Riau, Maluku Utara, Maluku, Papua.

Amerika Serikat

Pejabat berwenang di bidang kesehatan AS melaporkan, ada lebih dari 100 kematian yang berhubungan dengan virus corona dalam satu hari untuk pertama kalinya sejak wabah terjadi.

Jumlah ini menambah total kematian di seluruh wilayah AS menjadi 533 orang. Kematian terbanyak terjadi di New York, yakni 158 kasus.

Terbaru, Wakil Presiden AS, Mike Pence, dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih pada Senin (23/3/2020) mengatakan, 313.000 tes corona telah dilakukan dan lebih dari 41.000 orang dinyatakan positif dan per Selasa (24/3/2020), total jumlah kasus di AS telah mencapai 43.214 kasus, dengan 552 kematian, dan 0 pasien yang telah dinyatakan sembuh.

Inggris

Melansir CNN, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, telah memerintahkan penutupan wilayah atau lockdown untuk mengendalikan penyebaran virus corona.

Boris mengatakan, virus ini merupakan ancaman terbesar yang dihadapi Inggris dalam beberapa dekade terakhir.

Boris juga mengimbau seluruh penduduk untuk tinggal di rumah dalam rangka menekan pertumbuhan Covid-19 dan melindungi sistem layanan kesehatan.

“Tanpa upaya besar secara nasional untuk menahan pertumbuhan virus, akan terjadi momen dimana layanan kesehatan di dunia tidak mampu bertahan karena sumberdaya sudah tidak cukup,” katanya.

Orang-orang diperbolehkan meninggalkan rumah pun di Inggris untuk keperluan terbatas, yakni belanja kebutuhan dasar, melakukan satu jenis olahraga tiap harinya, seperti berlari, berjalan, atau bersepeda.

Sekedar diketahui, per Selasa (24/3/2020) pagi, jumlah kasus di Inggris telah mencapai 6.276 kasus dengan 336 kematian dan 140 pasien telah dinyatakan sembuh.

Editor : Marwiah Syam

Comment