Perkuat Sinergitas, PLN Teken MoU dengan Pemprov Sulsel

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Guna memperkuat sinergitas dalam meningkatkan gairah ekonomi serta iklim investasi, PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulselabar) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain meneken MoU, PLN juga melakukan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dengan layanan Premium dan penambahan kapasitas daya pada PT Huadi Nickel Alloy sebesar 160 MVA.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, mengatakan, melalui penandatanganan ini, diharap bisa menjadi peluang investasi di wilayah Sulawesi Selatan untuk ke depannya.

“Kita ingin hadirnya PLN disini, bisa membawa angin segar bagi Sulawesi Selatan dalam hal investasi nanti, terlebih untuk memikat para investor di luar wilayah Sulawesi, supaya perekonomian daerah dapat meningkat dari sebelumnya,” katanya, usai penandatanganan MoU, di Kantor Gubernur Sulsel, Jl urip Sumohardjo, Rabu (11/12/2019).

Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Syamsul Huda, mengungkapkan, saat ini PLN siap melayani berapa pun kebutuhan listrik di Sulawesi Selatan.

Karena itu, dengan adanya nota kesepahaman antara PLN dengan Pemprov Sulsel, sinergi dalam pembangunan dan pengembangan sistem kelistrikan Provinsi Sulawesi Selatan akan semakin kuat.

Apalagi, saat ini surplus sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan sebesar 600 MW.

“Hal ini tentunya memberi peluang kepada investor untuk berinvestasi tanpa khawatir akan pasokan energi listrik, karena kami siap melayani investor kapanpun, di mana pun, dan berapapun dayanya,” katanya.

Mengenai nota kesepahaman dengan PT Huadi Nickel Alloy, katanya, rencananya akan energize dalam dua tahap, yaitu tahap 1 (80 MVA) pada November 2020 dan tahap 2 (80 MVA) pada September 2021.

“Kita kerjasamakan dalam dua tahap dengan PT Huadi Nickel Alloy,” katanya.

Direktur Utama PT Huadi Nickel Alloy, Jos Stefan Hidecky, sangat berterimakasih atas layanan yang diberikan oleh PLN selama ini.

“Respon PLN dalam melayani kami sangat baik. Hal tersebut dibuktikan dengan kemudahan pelayanan dan konsultasi mengenai kelistrikan,” katanya.

Sekedar diketahui, saat ini rasio Elektrifikasi di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat mencapai 98,25 persen dengan total pelanggan 3.130.000.

Editor : Marwiah Syam

Comment