BPS Catat Sulsel Alami Deflasi pada September 2019

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat Provinsi Sulsel mengalami deflasi sebesar 0,15 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 138,78 pada September 2019.

Dari lima kota IHK di Sulsel, tiga kota (Makassar, Bulukumba dan Pare-pare) mengalami deflasi.

Sedang dua kota lainnya, yakni Palopo dan Watampone mengalami inflasi.

Adapun deflasi tertinggi, terjadi di Kota Pare-pare sebesar 0,85 persen dengan nilai IHK sebesar 130,90.

Deflasi ini terjadi karena ditengarai beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga, diantaranya cabai rawit, bawang merah, ikan cakalang, cabai merah, kacang panjang, bayam, teri, tomat buah, kubis dan telur ayam ras.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Yos Rusdiansyah, mengungkapkan, deflasi yang terjadi di Sulsel pada periode ini disebabkan oleh turunnua harga pada kelompok pengeluaran bahan makanan yang ditunjukkan oleh turunnya Indeks Harga Konsumen (IHK) pada kelompok tersebut, sebesar 1,02 persen.

Sementara, kelompok pengeluaran lainnya mengalami kenaikan Indeks Harga Konsumen, diantaranya kelompok sandang (0,50 persen), kelompok kesehatan (0,44 persen), kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0,23 persen), kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar (0,04 persen).

“Kelompok lainnya yang mengalami kenaikan IHK, yakni kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan (0,02 persen), kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga (0,01 persen),” katanya saat siaran pers, di Kantor BPS Sulsel, Jl Haji Bau, Selasa (1/10/2019).

Penghitungan indeks tersebut, katanya, berdasarkan hasil Survei Harga Konsumen yang dilakukan BPS Sulsel pada pasar tradisional dan pasar modern di lima kota IHK nasional, yaitu Bulukumba, Watampone, Makassar, Pare-pare dan Palopo.

“Dari hasil survei itulah, dicatatkan pada September 2019 mengalami deflasi sebesar 0,15 persen atau terjadi penurunan IHK dari 138,99 pada Agustus 2019 menjadi 138,78,” katanya.

Editor : Marwiah Syam

Comment