BERITAPEDOMAN.com – Tingginya angka kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung membuat setiap orang waswas akan gejalanya.

Seperti dilansir dari CNN Indonesia, Centers for Disease Control and Prevention, mengatakan bahwa penyakit jantung diakibatkan penumpukan progresif di pembuluh arteri yang mempersempit dinding bagian dalam, sehingga aliran darah mengalami penyumbatan.

Arteri sendiri, adalah pembuluh darah yang berfungsi untuk mengalirkan darah dari jantung ke seluruh jaringan tubuh.
Saat arteri tersumbat, besar kemungkinan seseorang terserang penyakit kardiovaskular seperti stroke dan jantung.

Untuk menghindari penyakit dengan angka kematian tertinggi di dunia itu, dianjurkan mengonsumsi makanan yang dapat melancarkan sekaligus menyehatkan arteri.
Berikut 10 makanan yang membersihkan pembuluh darah seperti dilansir dari beberapa sumber.
Asparagus
Asparagus ini merupakan jenis sayuran yang baik untuk membersihkan arteri. Asparagus juga mengandung banyak serat dan mineral, serta membantu mencegah pembekuan darah.
Tak hanya itu, sayuran ini juga bekerja di dalam arteri untuk membuatnya tidak menumpuk dan menangkal gumpalan plak. Anda bisa mengonsumsi dengan cara dikukus, bakar, panggang, atau dimakan mentah.
Alpukat
Buah alpukat baik dikonsumsi karena dapat mengurangi kolestrol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL), serta membantu membersihkan pembuluh darah.
Alpukat juga mengandung vitamin E yang berguna untuk mencegah oksidasi kolestrol dan potasium.
Brokoli
Sayuran hijau ini mengandung vitamin K yang dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan menjaga kalsium agar tidak merusak arteri.
Selain itu, brokoli juga penuh serat yang bisa menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol, dan mengurangi stres.
Sekedar diketahui, stres dapat merobek dinding arteri dan menyebabkan penyumbatan arteri.
Ikan
Konsumsi ikan yang memiliki lemak sehat, seperti salmon, makerel, herring, tuna, dan sarden, merupakan salah satu makanan yang sangat baik untuk tubuh.
Apalagi, asam omega-3 yang ada di dalamnya berfungsi untuk membersihkan pembuluh darah Anda agar tak terjadi penyumbatan.
Jika makan ikan berlemak ini dua kali seminggu, itu dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung dengan mengurangi peradangan dan menurunkan kadar trigliserida, bahkan dapat membantu meningkatkan kadar HDL.
Kacang
Kacang almond mengandung lemak tak jenuh tunggal, vitamin E, dan serat yang sangat menyehatkan jantung.
Sedangkan, kacang walnut adalah sumber asam lemak omega-3 nabati, yakni asam alfa-linolenat.
Menurut American Heart Association, lemak tak jenuh tunggal dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam darah dan menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Minyak zaitun
Kandungan nutrisi pada minyak zaitun, seperti asam oleat tak jenuh, asam lemak esensial dan antioksidan berfungsi untuk menurunkan kolesterol.
Dengan menggunakan minyak zaitun ketimbang minyak biasa ketika memasak, 41 persen lebih kecil terserang stroke dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah menggunakan minyak zaitun.
Karena itu, gunakan sedikit minyak zaitun sebagai pengganti mentega. Namun, meski zaitun lebih sehat, jangan lupa membatasi penggunaannya karena semua lemak masih mengandung jumlah kalori yang sama.
Semangka
Buah segar satu ini sangat baik dikonsumsi karena memiliki asam amino yang dapat memproduksi nitrat dalam tubuh.
Nitratnya dapat membuat arteri menjadi rileks dan menurunkan risiko penyakit jantung.
Tak hanya itu, asam aminonya juga membantu tubuh memproduksi nitric oxide, yang memperlebar pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.
Kunyit
Kunyit bermanfaat untuk mengurangi pengerasan pada pembuluh darah atau arteriosclerosis.
Kandungan curcumin pada kunyit juga sebagai anti-inflamasi yang dapat mengurangi peradangan dan mengurangi timbunan lemak dalam arteri.
Kunyit juga mengandung vitamin B6 yang membantu mengurangi penumpukan plak di arteri.
Bayam
Daun bayam mengandung kalium, folat, dan serat untuk membantu menurunkan tekanan darah, sekaligus mencegah penyumbatan pada arteri.
Mengonsumsi satu porsi bayam per hari dapat menurunkan kadar homosistein, yakni faktor risiko penyakit jantung.
Gandum
Makanan gandum dan biji-bijian banyak mengandung magnesium yang membantu melebarkan pembuluh darah Anda.
Dengan rutin mengkonsumsi roti gandum, beras merah, oatmeal dapat menjaga arteri agar tetap bersih.
Serat larut yang ditemukan dalam biji-bijian utuh itu mengikat kolesterol dalam makanan dan menyeretnya keluar dari tubuh.
Comment