MAKASSAR, Beritapedoman.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel menyebut nilai ekspor Sulsel mulai menggeliat atau mengalami peningkatan sebesar 4,27 persen atau senilai USD 66,87 juta pada periode Februari 2019 dibanding periode sebelumnya yang hanya mencapai USD 64,13 juta.
Angka ini tentunya, menjadi kabar gembira tersendiri. Pasalnya, dalam kurun waktu nilai ekspor Sulsel terus mengalami penurunan.
Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah, mengungkapkan, kontribusi dari peningkatan ini masih dicatatkan komoditi Nikel yang memberikan andil 57,98 persen atau senilai USD 38,77 juta dari total nilai ekspor Sulsel. Disusul komoditi lainnya.
“Masih Nikel yang memberikan andil besar. Tapi, komoditi potensial lainnya, seperti kakao dan komoditi ikan, udang, dan hewan tidak bertulang belakang juga mulai menggeliat memberikan kontribusi pada pencapaian nilai ekspor saat ini,” katanya di kantornya, Rabu (10/4/2019).
Sementara, tujuan ekspor Sulsel sendiri, kata Yos, masih dicatatkan negara Jepang paling memberikan andil besar pada nilai ekspor, yakni 59,74 persen atau senilai USD 79,13 juta dari total nilai ekspor Sulsel.
Disusul Tiongkok (17,71 persen), Malaysia (7,55 persen), dan Australia dengan andil sebesar 7,14 persen.
“Sementara, negara lainnya, seperti Korea Selatan dan Amerika Serikat dan yang lainnya masih memberikan andil kecil,” katanya.
Penulis/Editor : Marwiah Syam
Comment