MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com -Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) terus berupaya mendorong penguatan ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan di Sulsel.
Kepala BI Sulsel, Rizki Ermadi Wimanda, mengungkapkan, sepanjang tahun 2025, Bank Indonesia Sulsel telah melaksanakan sejumlah program strategis untuk mendorong ekosistem ekonomi syariah, di antaranya Pekan Ekonomi Syariah yang meliputi bazaar produk halal, lomba desain busana muslim, halal chef competition, hingga olimpiade ekonomi syariah tingkat SMA. Serta melakukan training for trainer literasi ekonomi syariah bagi 50 jurnalis di Sulsel pada Juni 2025, dan mengadakan Zona KHAS di Sekolah Athirah sebanyak 21 tenant.
“Ini adalah wujud nyata dan komitmen bersama untuk menjadikan Sulawesi Selatan sebagai lokomotif pembangunan ekonomi syariah di Kawasan Timur Indonesia,” kata Rizki, saat pembukaan Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKS) 2025, di Baruga Phinisi, Lt 4, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Rabu (1/10/2025).
Sebelumnya, kata Rizki, BI Sulsel juga telah melaksanakan High Level Meeting bersama pemangku kepentingan syariah seperti Pemda, OJK, LPS, Kemenag, BWI, BAZNAS, perbankan, universitas, pondok pesantren, halal center, hingga asosiasi penggiat syariah yang telah sepakat bersinergi selama sebulan penuh dalam memperkuat ekosistem syariah.
Program penguatan ekosistem ekonomi syariah lainnya, juga telah dilakukan, seperti penguatan ekosistem halal yang terdiri atas pendampingan sertifikasi halal, penambahan Zona KHAS, penguatan penyelia halal, termasuk kegiatan inkubasi hingga peningkatan mutu produk, dengan target semakin banyak produk lokal bersertifikat halal yang naik kelas.
Untuk peningkatan literasi keuangan syariah dan keuangan mikro syariah sendiri, pun telah dilakukan yang meliputi peningkatan akses pembiayaan UMKM, termasuk yang belum terjangkau perbankan melalui keuangan sosial syariah yang dikelola BAZNAS/LAZ.
Begitu pula dengan capacity building, juga telah dilakukan berupa memberikan pelatihan bagi pelaku usaha syariah, pondok pesantren, dan lembaga ZISWAF untuk mendorong kemandirian usaha produktif.
“Dan saat ini BI Sulsel kembali menggelar Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKS). Pelaksanaan di tahun keduanya ini di Sulsel ditujukan agar makin tercipta trust, baik di nasional, pun di internasional, sehingga daerah semakin dapat mengambil peluang dalam meningkatkan dan mendorong ekosistem ekonomi syariah di Sulsel,” kata Rizki.
Comment