MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar mencatat perkembangan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Sulawesi Selatan pada posisi September 2024 secara year on year (yoy) menunjukkan kinerja yang baik atau tumbuh positif pada beberapa industri.
Kepala OJK Sulselbar, Darwisman, mengungkapkan, kinerja perusahaan pembiayaan mampu tumbuh positif, tercermin dari total piutang pembiayaan yang tumbuh 12,57 persen menjadi Rp19,07 triliun.
“Begitu pula dengan pembiayaan modal ventura tumbuh 2,94 persen menjadi Rp381 miliar. Pun dengan pinjaman yang disalurkan pergadaian juga dicatatkan tumbuh sebesar 26,06 persen menjadi Rp7,33 triliun,” kata Darwisman, saat Journalist Update, di Negeri Sembilan Melayu’d Signature and Coffee, di Kawasan Centre Point Indonesia (CPI) Makassar, Jumat (15/11/2024).
Tak hanya itu, fintech peer to peer lending (Fintech P2PL) di Sulawesi Selatan juga mencatatkan kinerja positif.
“Hal itu tercermin dari peningkatan jumlah outstanding pinjaman yang tumbuh sebesar 52,59 persen menjadi Rp1,60 triliun dengan tingkat wanprestasi yang terjaga yaitu sebesar 1,39 persen,” kata Darwisman.
Comment