Percepat Penanganan Insiden di Jalan Raya, Pertamina Jalin Sinergi dengan Pemkot Makassar

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Sebagai wujud cita-cita Perusahaan untuk terus bersinergi dan Go Collaborative untuk akselerasi operasional dan bisnis, Pertamina berinisiatif menggandeng para pihak dalam berbagai hal, salah satunya untuk aspek safety dan percepatan penanganan keadaan darurat di jalan raya di Kota Makassar.

Untuk itulah, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menjalin sinergi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan BPBD Kota Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar dan Pengelola Jalan Tol di Makassar yakni PT Makassar Metro Network (MMN) dan PT Jalan Tol Seksi Empat (JTSE), di Swissbel Hotel Makassar, Jl Boulevard, Kamis (18/11/2021).

Hadir dalam momen penting tersebut, yakni Executive General Manager (GM) Patra Niaga Regional Sulawesi, Agus Dwi Jatmiko, Plt Kepala BPBD Kota Makassar, Hendra Hakamudin, Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar Hasanuddin, Direktur Utama PT MMN, Anwar Toha, dan Direktur Utama PT JTSE, Ismail Malliungan

Area Manager Communication, Relation and CSR Pertamina MOR VIi, Laode Syarifuddin Mursali, mengatakan, nota kesepahaman tersebut, bertujuan untuk mempercepat penanganan insiden yang terjadi di jalan raya dan jalan tol serta wilayah operasi Pertamina dalam hal penanggulangan kebakaran, evakuasi medis, penanggulangan tumpahan minyak dan kebocoran pipa, dan latihan simulasi keaadaan darurat bersama.

“Kerjasama itu sebagai wujud menjunjung tinggi aspek safety dalam segala kegiatan operasional bisnisnya, sehingga apabila terjadi insiden di masyarakat akan direspon secara cepat dan terukur agar tidak menimbulkan akibat yang lebih fatal. Untuk itulah, kita berkolaborasi dengan tujuan meningkatkan kecepatan penanganan, baik untuk melindungi sarana Pertamina maupun masyarakat yang mengalami insiden, fasilitas Pertamina inilah yang digunakan untuk membantu masyaraka,” kata Laode.

Kepala BPBD Kota Makassar,’Hendra Hakamudin, juga menyatakan, nota kesepahaman ini merupakan langkah positif, karena Pemerintah Daerah (Pemda)  memiliki sarana prasarana yang terbatas. Dengan makin banyak pihak yang terlibat, maka penanganan bencana dapat dilakukan lebih maksimal.

“Kami mengapresiasi apa yang telah diinisiasi Pertamina. Sebagai Perusahaan yang memiliki risiko tinggi, pastilah aspek safety mereka utamakan, sehingga sarana prasarana pendukungnya pun memiliki kemampuan yang tinggi untuk bisa mendukung penanganan bencana di Kota Makassar,” ujar Hendra

Sekedari informasi, Pertamina memiliki HSE Golden Rules dalam upaya mitigasi insiden yang terus diimplementasikan perusahaan. Kerjasama ini sebagai langkah peningkatan kewaspadaan akan insiden yang kapan saja bisa terjadi. Pada kegiatan penandatangana nota kesepahaman tersebut, juga dilakukan evaluasi atas simulasi penanganan Insiden di Jalan Tol Layang Makassar yang sudah dilakukan oleh tim penanggulangan keadaan darurat dari para pihak yang menandatangani MoU.

Redaktur : Marwiah Syam

Comment