MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulsel menyebut perekonomian Sulawesi Selatan mulai membaik ditengah ketidakpastian yang disebabkan pandemi Covid-19.
Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Edwin Permadi, mengatakan, ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan III-2020 ini secara umum mengalami perbaikan dibandingkan dengan triwulan II-2020, meskipun masih berada dalam zona kontraksi.
“Pada triwulan III-2020, tercatat pertumbuhan masih berada pada -1,08 persen (yoy). Namun angka ini lebih baik dibandingkan dengan triwulan II-2020 yang mencapai -3,86 persen (yoy),” katanya saat Taklimat Media, di Pancious Cafe, Jl Hertasning, Jumat (6/11/2020).
Edwin mengatakan, perbaikan kinerja ini didorong oleh mulai menggeliatnya beberapa lapangan usaha di Sulawesi Selatan seperti konstruksi, perdagangan, hingga industri pengolahan.
Kondisi ini juga sejalan dengan hasil survey Bank Indonesia yang menangkap peningkatan kegiatan usaha.
“Faktor lainnya, yakni konsumsi mulai membaik meskipun masih tumbuh negatif. Mobilitas masyarakat juga memperlihatkan kondisi pemulihan ke arah periode sebelum pandemi Covid-19. Hanya saja, jika secara umum, perbaikan ekonomi di triwulan III-2020 ini masih belum optimal karena belanja pemerintah yang masih belum terealisasi maksimal. Kinerja ekspor juga masih menahan perbaikan kinerja permintaan lebih lanjut. Tapi pertumbuhan ekonomi mulai membaik,” katanya.
Redaktur : Marwiah Syam
Comment