BERITAPEDOMAN.com – Vaksin anti virus corona tengah dikembangkan di seluruh dunia. Pengembangan vaksin ini telah dilakukan sejumlah perusahaan di beberapa negara.
Seperti dilansir dari beberapa sumber, dan Kumparan, Senin (13/4/2020) Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, tiga di antaranya telah memasuki tahapan pengujian terhadap manusia.
WHO juga menyatakan proses klinis termaju dari pengembangan vaksin tersebut dilakukan oleh CanSino Biologics dari Hong Kong dan Beijing Institute of Biotechnology yang telah memasuki tahap dua, dimanan pada tahap ini, pengujian terhadap manusia mereka dilakukan.
Selain itu, dua pengembangan vaksin lagi telah memasuki tahap satu dengan pengujian terhadap manusia. Keduanya dikembangkan secara terpisah oleh produsen obat Amerika Serikat dan Inovio Pharmaceuticals.
Berdasarkan dokumen WHO, pengembangan vaksin corona juga tengah dilakukan baik oleh produsen obat besar, maupun kecil. Produsen obat besar seperti Pfizer Inc. dan Sanofi dilaporkan telah memasuki tahapan pra-klinis dalam pengembangan vaksin.
Tak hanya itu, para perusahaan farmasi juga tengah mengebut penemuan vaksin tersebut yang biasanya membutuhkan 10-15 tahun dan berharap dapat mempersingkat waktu menjadi tahun depan.
Adapun salah satu cara mempersingkat penemuan vaksin adalah dengan tidak melakukan uji terhadap hewan yang bisa memakan waktu bertahun-tahun. Para produsen vaksin melompati tahapan ini dan langsung menguji kepada manusia.
Risiko ini harus diambil demi menyelamatkan banyak nyawa di seluruh dunia, dimana saat ini virus corona telah menjangkiti hampir semua negara di dunia dengan 1,8 juta penderita dan 114 ribu lebih angka kematian.
Comment