JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Makarim, mendukung 100 persen rencana Kementerian Agama merombak 155 judul buku pelajaran agama.
Adapun yang dirombak, adalah buku berisi konten bermasalah, termasuk soal khilafah.

“Saya akan selalu mendukung apa arahan presiden sama apa yang Pak Menag ingin lakukan,” kata Nadiem Makarim, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, seperti dikutip dari Liputan6.com, Jumat (15/11/2019).
Nadiem juga mengaku belum berdiskusi dengan Menag RI, Fachrul Razi, terkait hal tersebut.
Meski begitu, Ia memastikan akan mendukung rencana Kemenag.
“Saya belum sempat berdiskusi dengan beliau. Tapi 100 persen saya mendukung aktivitas dan inisiatifnya,” ucap Nadiem Makarim.
Sementara beberapa waktu lalu, Menteri Agama, Fachrul Razi, mengatakan, sudah ada tim untuk merombak buku pelajaran agama Islam. Sementara mengenai penghapusan sejarah khilafah masih terus dikaji.
“Saya secara teknis belum sampai ya. Tapi memang ada tim yang sudah membahas itu untuk melihat mana yang materi yang perlu dihapus, mana yang nggak. Tapi secara teknis dengan kelompok kerja,” ujar Fachrul di JCC Senayan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Masalah isi materi yang akan menggantikan pembahasan khilafah, kata Fachrul, masih dalam pembahasan.
Fachrul juga mengatakan, akan mempertimbangkan menambah materi pelajaran agama yang lain.
“Kalau itu pastilah, tapi kita liat lagi di kurikulumnya sudah cukup belum. Kalau sudah cukup tidak usah, yang lain ditambah yang nggak diperlukan dihilangkan, kan biasa saja,” pungkasnya.
Editor : Marwiah Syam
Comment