MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – PT Pertamina MOR VII Sulawesi memastikan stok elpiji 3 kg aman jelang hari raya Idul Adha 2019.
Bahkan, khusus untuk wilayah Rayon II, yang meliputi Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Selayar, Bone, Pangkep dan Maros dipastikan stok aman terkendali dan tersedia hingga 11 hari kedepan, dimana rata-rata penyaluran LPG 3 Kg di wilayah Rayon II mencapai 493,66 MT per hari atau 164.553 tabung per harinya.
Tak hanya itu, untuk memastikan dan mengantisipasi adanya peningkatan konsumsi, Pertamina juga telah memberikan tambahan supply sebesar dua persen dari rata-rata penyaluran harian atau sekitar 80 ribu tabung untuk wilayah rayon II.
Pjs. Unit Manager Communication & CSR MOR VII Sulawesi, Ahad Rahedi, mengungkapkan, penyaluran dan stok elpiji di tengah masyarakat hingga saat ini dipastikan aman.
“Untuk itu, diimbau pada masyarakat untuk tidak khawatir dan tidak panik, serta jangan termakan spekulasi-spekulasi yang tidak bertanggungjawab yang beredar, yang bertujuan untuk meresahkan masyarakat,” katanya pada Beritapedoman, saat dihubungi via Whats App, Senin (29/7/2019) malam.
Terkait penyaluran elpiji 3 Kg di Sidrap dan Parepare sendiri, kata Ahad, Pertamina juga terus menjaga distribusi elpiji sesuai dengan kuota yang ditetapkan oleh Pemerintah.
Bahkan, untuk Wilayah Parepare, Pertamina telah menambah pasokan sebanyak 4.480 tabung elpiji 3 Kg. Sedangkan, untuk wilayah Sidrap, alokasi juga telah ditambah sebanyak 6.720 tabung elpiji 3 Kg.
“Hal ini dilakukan sebagai upaya Pertamina dalam menjaga adanya peningkatan Konsumsi jelang Idul Adha. Kami juga berharap masyarakat untuk menggunakan elpiji sesuai dengan kebutuhan dan peruntukkannya. Ini dilakukan guna menghindari harga yang melonjak karena peran spekulan dan meminta kesadaran masyarakat, agar membeli langsung di pangkalan dan senantiasa memberikan kontribusi masyarakat melalui pendistribusian elpiji yang tepat sasaran,” katanya.
Sementara, Sales Eksekutif LPG Rayon II, Muhammad Rizal, juga mengimbau masyarakat, agar tidak perlu khawatir mengenai stok elpiji, dan tidak termakan isu-isu negatif yang tidak benar. Apalagi, Pertamina MOR VII Sulawesi juga telah menyiapkan 450.000 tabung per hari untuk wilayah Sulawesi, dan khusus untuk wilayah Sulawesi Selatan disiapkan hampir 45 persen dari stok tersebut.
Walaupun, pemantauan yang dilakukan di lapangan terjadi peningkatan permintaan, hal itu adalah wajar, dikarenakan memasuki momentum jelang Idul Adha.
Hanya saja, peningkatan permintaan ini, diiringi spekulan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab di tengah masyarakat.
Akibatnya, terjadi ‘panic buying’ di tengah masyarakat dan membeli beberapa tabung sebagai stok jelang lebaran haji, karena takut kehabisan.
“Padahal itu tidak benar, karena stok elpiji 3 Kg tetap tersedia dan dipastikan aman. Untuk itu, masyarakat tak perlu panik. Kami juga mengharap masyarakat membeli elpiji sesuai kebutuhannya dan peruntukannya,” katanya.
Penulis/Editor : Marwiah Syam
Comment