Apakah Semut Charlie Memiliki Efek Bahaya untuk Tubuh?

Beritapedoman.com – Beberapa waktu lalu, Semut charlie sempat menggemparkan dan viral di media sosial, dan disebut-sebut memiliki efek menyeramkan bagi tubuh manusia jika tergigit.

Namun, apakah benar demikian? Berikut empat fakta mengenai semut Charlie, apakah benar-benar memiliki efek bahaya bagi tubuh manusia jika tergigit? Seperti dilansir dari Suara.com.

1)Semut charlie adalah tomcat.

Ya, semut charlie merupakan nama lain dari serangga rove beetle, yang juga lazim dikenal sebagai semut semai, tomcat, atau semut rayap di Indonesia.

Cairan yang dikeluarkan oleh tomcat sendiri, memang dapat menyebabkan sensasi perih, bentol dan gatal-gatal, namun tidak semenyeramkan seperti yang disampaikan dalam pesan berantai beberapa waktu lalu.

2) info mengenai semut Charlie sejak 2017 lalu, adalah Hoax.

Dalam laman Kominfo.go.id, tercatat informasi hoaks seputar semut charlie sudah beredar sejak tahun 2017, dimana dalam pesan berantai tersebut, menggunakan foto bayi dengan kulit bersisik yang diketahui merupakan pasien penyakit Linear Nevus Sebaceous.

3) Sempat mewabah di Surabaya.

Wabah tomcat atau semut Charlie diketahui sempat menyerang daerah Surabaya pada 2012 lalu.

Kala itu, wabah tomcat tidak hanya menyerang daerah perkampungan, namun juga apartemen elit.

Pihak Pemkot Surabaya pun sempat kewalahan, meskipun wabah akhirnya teratasi dengan penyemprotan pestisida.

4) Pencegahan dan pertolongan pertama.

Racun semut charlie akan keluar ketika bersentuhan dengan kulit manusia. Jika ini terjadi, cuci bagian kulit yang terpapar dengan sabun, dan redakan rasa perih dengan mengompresnya menggunakan air dingin.

Pengobatan ini bisa dilakukan dengan salep dan antibiotik yang diberikan oleh dokter.

Untuk pencegahannya sendiri, tutup jendela dan matikan lampu ketika tidur. Jangan lupa gunakan pakaian tertutup ketika bermain di dekat tanaman.

Editor : Marwiah Syam

Comment