OJK Sulselbar Dorong Pemuda Jadi Agen Penggerak Literasi Keuangan

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Sebagai upaya mendorong agen literasi keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menggelar kegiatan Training of Trainers (ToT) kepada Duta Pemuda Kota Makassar, di Learning Center Kantor OJK Sulselbar, Jl Sultan Hasanuddin, Jumat (30/1/2026).

Kegiatan kolaborasi OJK Sulselbar dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kota Makassar ini, diikuti 45 pemuda yang terdiri dari peserta Duta Pemuda Kota Makassar 2025, serta alumni Duta Pemuda yang tergabung dalam Forum Pemuda Kota Makassar.

Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen, Arif Machfoed, mengungkapkan, melalui program OJK PEDULI, para Duta Pemuda diharapkan dapat menjadi penggerak literasi keuangan di lingkungannya masing-masing, serta berperan aktif dalam mengajak keluarga, teman sebaya, dan masyarakat sekitar untuk memahami
pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak dan pemanfaatan produk jasa keuangan
secara bertanggung jawab.

“OJK mengajak pemuda untuk aktif menyuarakan pentingnya literasi keuangan
kepada lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang
cerdas secara finansial,” kata Arif Machfoed, saat sambutan.

Adapun materi edukasi yang disampaikan dalam kegiatan ToT, kata Arif, meliputi pengenalan OJK dan peranannya, pengenalan lembaga jasa keuangan, pengenalan produk dan mekanisme perdagangan di pasar modal, produk pergadaian, serta produk perbankan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para Duta Pemuda Kota Makassar dapat menjadi
mitra strategis OJK dalam memperluas jangkauan literasi keuangan, khususnya di
kalangan generasi muda, serta turut mendukung peningkatan indeks literasi dan
inklusi keuangan di daerah,” kata Arif.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Syamsul Bahri, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan OJK Sulselbar dalam pelaksanaan kegiatan edukasi keuangan kepada pemuda Makassar.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kapasitas pemuda, agar memiliki wawasan yang
komprehensif, utamanya dalam aspek pengelolaan keuangan dan pemanfaatan
layanan keuangan secara tepat.

“Kolaborasi dengan OJK diharapkan dapat memperluas pemahaman pemuda terhadap sektor jasa keuangan, sekaligus mendorong peran aktif mereka di tengah masyarakat,” kata Syamsul Bahri.

Comment