BONE, BERITAPEDOMAN.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) terus memperkuat komitmen dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat nelayan. Salah satunya, melalui pelaksanaan kegiatan Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Angkue, Kabupaten Bone.
Kepala OJK Sulselbar, Mochamad Muchlasin, mengungkapkan bahwa Program EKI dan KNMP yang dilaksanakan di Desa Angkue ini, diarahkan untuk membangun ekosistem keuangan yang lebih inklusif, produktif, dan berkelanjutan melalui peningkatan pemahaman masyarakat nelayan terhadap produk dan layanan jasa keuangan, sekaligus mendorong pemanfaatan akses keuangan, guna mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir.
Melalui kegiatan ini, masyarakat nelayan memperoleh edukasi mengenai pengelolaan keuangan, pemanfaatan produk perbankan, pembiayaan usaha, asuransi, waspada investasi illegal, hingga pemanfaatan layanan keuangan
digital yang aman dan bertanggung jawab.
“Melalui implementasi Program EKI yang terintegrasi dengan Program KNMP ini, diharapkan masyarakat Desa Angkue tidak hanya semakin memahami layanan jasa keuangan formal, tetapi juga mampu memanfaatkan akses keuangan tersebut untuk meningkatkan produktivitas usaha dan kesejahteraan keluarga. Sekaligus semakin memperkuat ketahanan sektor perikanan dan kelautan di Kabupaten Bone,” kata Muchlasin, melalui siaran pers, Selasa (5/5/2026).
Pj.Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Andi Tenriawaru, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan OJK Sulselbar.
Program ini, adalah langkah konkret dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat desa melalui akses keuangan yang lebih luas dan inklusif.
“Kami berharap, kehadiran program ini mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Angkue,” kata Tenriawaru.
Comment