MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatatkan pengguna Quick Response Code Indonesian (QRIS) di Sulsel meningkat signifikan.
Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Ricky Satria, mengatakan, meningkatnya pengguna hingga transaksi QRIS di Sulsel, di topang dari kontribusi generasi milenial yang cukup besar saat ini. Termasuk adanya dukungan kebijakan pemerintah daerah yang juga secara aktif mendorong transaksi QRIS.
“Pengguna QRIS saat ini telah mencapai 1.284.062 pengguna dengan penambahan 8,2 persen setiap bulannya,” kata Ricky, disela-sela kegiatan BI Bareng Media TW 1V 2025, di Goodfields, Jl Botolempangan, Senin (17/11/2025)
Adapun jumlah transaksi QRIS masyarakat Sulsel, kata Ricky, dicatatkan sekitar Rp1,7 triliun dengan peningkatan 88,47 persen secara year on year (yoy).
“Di sisi volume transaksi QRIS ini naik sekitar 134 persen secara yoy atau mencapai 17 juta transaksi,” kata Ricky.
Sementara untuk merchant QRIS di Sulawesi Selatan, lanjut Ricky, telah mencapai 1,2 juta atau mengalami pertumbuhan 24 persen secara year on year (yoy).
Merchant QRIS ini didominasi dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan konsentrasi merchant QRIS masih terpusat di Makassar sebesar 43 persen atau sekitar 48 ribu merchant.
“Selain Makassar, BI Sulsel juga fokus mendorong pertumbuhan merchant QRIS di Kabupaten Gowa, Maros dan Bantaeng, yang memiliki indikator selain jumlah penduduk yang besar, juga karena memiliki potensi lain untuk diperluas saat ini,” kata Ricky.
Comment