Pertamina Komitmen Awasi Penyaluran Solar Subsidi di Tana Toraja

TORAJA, BERITAPEDOMAN.com – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi komitmen untuk mengawasi dan menindak tegas setiap indikasi penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar subsidi di Tana Toraja.

Penegasan ini sekaligus menjawab perihal  beredarnya video di media sosial yang berlokasi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tana Toraja, dimana dalam video tersebut, terlihat konsumen sempat bersitegang dengan pengawas SPBU setelah menanyakan terkait dugaan mafia BBM.

Pertamina Patra Niaga Sulawesi juga memastikan bahwa pasokan dan pelayanan BBM untuk masyarakat Toraja berjalan aman dan optimal.

Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Tengku Muhammad Rum, menyatakan bahwa BBM subsidi adalah hak masyarakat yang harus dilindungi.

Ia memastikan jika terbukti ada keterlibatan penyelewengan dalam proses pendistribusian, maka Pertamina akan menerapkan sanksi paling tegas kepada SPBU, mulai dari penghentian suplai, hingga pemutusan hubungan kerjasama secara permanen.

“Kami telah melihat dan menindaklanjuti video yang beredar. Pertamina tidak akan pernah mentolerir penyalahgunaan BBM subsidi. Ini adalah tindakan kriminal dan merugikan hak masyarakat. Siapa pun yang terbukti terlibat, baik dari pihak luar, maupun internal SPBU, akan kami berikan tindakan tegas. Untuk itu, kami meminta masyarakat untuk terus menjadi mata dan telinga kami dalam mengawasi penyaluran energi. Dan jika masyarakat melihat indikasi penyelewengan, dapat melaporkannya ke saluran resmi pertamina call center 135,” kata Rum, Jumat (7/11/2025).

Rum, juga mengatakan bahwa Pertamina Patra Niaga juga terus memperkuat pengawasan distribusi melalui sistem digitalisasi dan penerapan program Subsidi Tepat Sasaran dan memastikan data penyaluran BBM subsidi terpantau secara real time.

“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga kepercayaan publik dan menjamin akses energi yang aman, serta berkeadilan bagi seluruh masyarakat Sulawesi,” kata Rum.

Comment