MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatatkan pertumbuhan ekonomi Sulsel melambat pada triwulan II-2025, yakni hanya tumbuh 4,94 persen. Lebih rendah dibanding triwulan I-2025 yang mencapai 5,78 persen.
Kepala BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, mengungkapkan, faktor perlambatan ini disebabkan konsumsi Rumah Tangga yang mengalami penurunan pasca HBKN Idul Fitri dan Ramadan, yang tercermin dari hasil SK dan SPE. Serta dipengaruhi nilai ekspor yang juga menurun, dibarengi belanja pemerintah yang juga menurun karena efisiensi.
“Faktornya, juga dipengaruhi dari Lapangan Usah (LU) Pertanian yang hanya mampu tumbuh sebesar 3,36 persen. Melambat dibanding triwulan I-2025, yang dicatatkan sebesar 15,73 persen,” kata Rizki, saat Konferensi Pers, di The Backyard Cafe, Jl Danau Tanjung Bunga, Selasa (26/8/2025).
Walau pun pertumbuhan melambat, kata Rizki, namun Lapangan Usaha Perdagangan tetap tumbuh lebih tinggi di triwulan II-2025 ini, yang terindikasi dari kenaikan pertumbuhan penjualan kendaraan baru yang mencapai 11 persen atau 58 ribu unit secara year to year (yoy). Tak hanya itu, Lapangan Usaha Pengolahan juga dicatatkan meningkat, khususnya pada industri mikro kecil, seperti industri makan-minum, galian bukan logam, tekstil, kulit, kayu, dan furniture. Serta Lapangan Usaha Kontruksi yang juga menguat seiring peningkatan realisasi investasi Sulsel dengan besaran 58 persen secara year on year (yoy), yang terkonfirmasi dari peningkatan konsumsi semen di Sulsel yang naik 5,76 persen secara year on year (yoy). Begitupun Lapangan Usaha Pertambangan yang juga meningkat, sejalan dengan peningkatan produksi nikel matte sebesar 12 persen secara year on year (yoy), dan gas alam yang juga meningkat 8,4 persen secara year on year (yoy).
“Jadi berdasarkan indikasi itu, BI memperkirakan ekonomi Sulsel tetap stabil pada tahun 2025. Begitu pun dengan PDRB Sulsel diperkirakan tumbuh stabil, dibanding tahun sebelumnya, yakni tumbuh di rentang 4,7 persen hingga 5,5 persen,” kata Rizki.
Comment