MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Sebagai bentuk dukungan pada keberlanjutan di Sulawesi Selatan (Sulsel), World Agroforestry International Center For Research In Agroforestry (ICRAF) membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dalam kegiatan riset Sustainable Landscape for Climate Resilient Livelihoods (Land4Lives).
Direktur ICRAF Indonesia, Andre Ekadinata, mengungkapkan, kegiatan ICRAF di Sulawesi Selatan sudah berjalan sejak 2021 lalu, dan telah bekerjasama dengan Bappelitbangda Sulsel sejak 2022 hingga saat ini melalui penyusunan master plan pertumbuhan ekonomi hijau Sulawesi Selatan.
“Kerjasama di Sulsel telah kami lakukan sejak tahun 2021. Pada tahun 2022 juga telah bekerjasama dengan Bappelitbangda Sulsel untuk menyusun master plan pertumbuhan ekonomi hijau. Isinya adalah apa saja langkah-langkah yang perlu dilakukan Sulawesi Selatan untuk memastikan perekonomian dari sektor perdagangan, seperti kopi, kakao, jagung, itu bisa tumbuh terus, tapi tidak mengorbankan fungsi-fungsi lingkungan,” katanya, seusai melakukan pertemuan dengan Pemprov Sulsel, di Ruang Kerja Sekda Pemprov Sulsel, Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Senin (24/2/2025).
Ke depannya, kata Andre, pihaknya akan menggelar kegiatan konsultasi publik terkait master plan pertumbuhan ekonomi hijau Sulawesi Selatan bersama Bappelitbangda Provinsi terkait dengan hasil analisa yang sudah dilakukan dan kelengkapan data serta rekomendasi-rekomendasi yang telah disusun.
“Kamis itu kita akan sampaikan ke publik untuk dapatkan masukan akhir. Dari sana tidak butuh waktu lama untuk menuliskan isinya untuk dimasukkan ke RPJMD,” katanya.
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan ICRAF, adalah membicarakan terkait penyusunan peta jalan pertumbuhan ekonomi hijau di Sulawesi Selatan yang disusun bekerjasama dengan Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan.
“ICRAF ini semacam organisasi NGO yang dibiayai oleh Pemerintah Kanada, dan bekerjasama untuk membantu Bappelitbangda Sulawesi Selatan dalam penyusunan peta jalan pertumbuhan ekonomi hijau Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Jufri.
Hasil riset yang dilakukan ICRAF yang disusun dalam peta jalan pertumbuhan ekonomi hijau ini, kata Jufri, nantinya akan diluncurkan melalui kegiatan konsultasi publik atau public hearing yang rencananya digelar pada 27 Februari mendatang.
“Public hearing ini akan dihadiri oleh Duta Besar Kanada,” kata Jufri.
Comment