MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Sebagai upaya pengendalian inflasi di Sulawesi Selatan (Sulsel), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel bersinergi dengan Bank Indonesia (BI) Sulsel menggelar gerakan pangan murah serentak, di Gedung PKK Sulsel, Jl Anggrek Raya, Rabu (6/2/2024).
Kepala Bank Indonesia (BI) Sulsel, Rizki Ernadi Ermanda, menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Sulsel yang sudah bekerja dan berkoordinasi dengan baik dalam melakukan gerakan pangan murah secara serentak ini.
“Kami menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang sudah melakukan gerakan pangan murah ini. Kami juga menyampaikan terimakasih kepada para distributor dan pedagang dalam melakukan gerakan pangan murah secara serentak ini,” katanya.
Dari gerakan pangan murah serentak ini, kata Rizki, membuahkan hasil yang sangat luar biasa, karena berhasil menurunkan inflasi di tahun 2024 ini, yakni dari 0,36 persen menjadi 0,30 persen saat ini.
“Gerakan pangan murah ini membuahkan hasil penurunan inflasi dari 0,36 menjadi 0,30. Ini akan terus kita lakukan bersama seluruh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di kabupaten/kota se-Susel sebagai upaya pengendalian inflasi di tahun 2024 ini,” katanya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengungkapkan, gerakan pangan murah serentak ini adalah salah satu cara untuk mengatasi inflasi di daerah.
“Ini kita lakukan secara bersama-sama di seluruh daerah di Sulsel, karena di Sulsel ada daerah yang punya bawang merah tapi tidak ada telurnya, ada daerah yang banyak berasnya tadi tidak ada gulanya, begitu sebaliknya. Untuk itu, kita lakukan kolaborasi ini,” katanya.
Comment