MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Sebagai upaya akselerasi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di desa, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) akan memasifkan program LAYAnan liteRasi dan inKlusi keuangan ke daerahkU (LAYARKU) hingga ke pelosok desa.
Program LAYARKU ini sendiri, dilaunching dan telah berjalan dari September 2023 lalu. Hingga kini, dicatatkan telah menjangkau 441 desa di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan 120 desa di Sulawesi Barat.
Kepala OJK Sulselbar, Darwisman, mengungkapkan, OJK bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulselbar akan melaksanakan kegiatan literasi keuangan melalui program LAYAnan liteRasi dan inKlusi keuangan ke daerahkU (LAYARKU) sebagai upaya untuk memaksimalkan peran Industri Jasa Keuangan (IJK) dalam memberikan literasi dan penyediaan akses keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat pedesaan.
“Sebanyak 3.707 desa di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Sulawesi Barat ditargetkan akan dilaksanakan secara bertahap sampai dengan tahun 2025, yakni sebanyak 45 persen desa pada tahun 2024 dan 40 persen desa pada tahun 2025,” katanya, melalui siaran pers, Senin (19/2/2024).
Untuk tahun 2023 sendiri, kata Darwisman, program LAYARKU telah menjangkau sebanyak 561 desa atau 15 persen desa di wilayah Sulselbar.
“Tahun 2023 kemarin, kita telah mencapai 101 persen dengan total 3.868 peserta di wilayah Sulselbar,” katanya.
Comment