Wujudkan Ekosistem Perpajakan Berkeadilan di Sulsel, Komwasjak Gelar Diskusi Publik di Unhas

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Sebagai upaya mewujudkan ekosistem perpajakan berkeadilan di Sulawesi Selatan (Sulsel), Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak) menggelar diskusi publik, di Gedung Rektorat, Lt 2, Universitas Hasanuddin (Unhas), Jl Tamalanrea, Jumat (14/4/2023).

Wakil Ketua Komite Pengawas Perpajakan, Zaenal Arifin Mochtar, mengatakan, kegiatan diskusi publik yang diselenggarakan ini untuk mendapatkan masukan dan saran, juga pengaduan dari masyarakat, akademisi, maupun pelaku usaha untuk menuju ekosistem perpajakan yang berkeadilan yang lebih baik.

Kegiatan ini, juga bertujuan agar sistem perpajakan yang menghasilkan penerimaan pajak secara optimal makin mendapat dukungan kuat, apalagi penerimaan perpajakan merupakan salah satu sumber terbesar penerimaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Untuk itu, peran vital penerimaan perpajakan harus didukung kuat dengan ekosistem perpajakan yang berkeadilan, dan tentunya tetap memberikan perlindungan memadai bagi wajib pajak. Apalagi ekosistem perpajakan yang berkeadilan akan mendorong optimalisasi kinerja penerimaan pajak dan bea cukai serta kepatuhan sukarela (voluntary compliance) Wajib Pajak dan Pengguna Jasa Kepabenan dan Cukai. Jika semakin bagus, tentu juga akan semakin baik dan semakin prudent cara malakukan penagihan perpajakan, orang akan makin sukarela, makin legowo, dan makin mau untuk membayar pajak,” katanya.

Sekedar informasi, Komwasjak memiliki tugas dan fungsi yang strategis untuk mendorong terciptanya ekosistem perpajakan yang berkeadilan. Dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 2 Tahun 2023, disebutkan Komwasjak memiliki tugas untuk mendorong terwujudnya tata kelola perpajakan yang baik, meningkatkan kualitas kebijakan dan administrasi perpajakan, mendorong keadilan kebijakan dan administrasi perpajakan, serta meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak.

Tak hanya itu, Komwasjak juga memiliki fungsi strategis untuk mengawal kebijakan dan administrasi perpajakan, baik dari sisi rencana strategis ataupun evaluasi risiko strategis serta memantau efektivitas penanganan pengaduan dari wajib pajak yang dilakukan oleh otoritas pajak.

“Untuk itulah, kehadiran Komwasjak diharapkan dapat mereduksi potensi tersebut. Di sisi lain, tantangan terbesar yang dihadapi Komwasjak di tengah keterbatasan tugas, fungsi, dan wewenang yang ada saat ini adalah keberanian dan konsistensi dalam mengambil peran menjaga keseimbangan antara kebutuhan pemerintah untuk mengoptimalkan penerimaan dan perlindungan hak-hak dasar wajib pajak. Keseimbangan tersebut sangat diperlukan dalam rangka mewujudkan ekosistem perpajakan yang lebih berkeadilan,” katanya.

Redaktur : Marwiah Syam Butterflyrock

Comment