MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Sebagai salah satu upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Selatan (Sulsel), Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulsel berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Sertifikasi Halal (PSH) kepada lebih dari 300 Pelaku Usaha Halal di Sulsel.
Kegiatan pelatihan ini, terdiri dari 4 kegiatan utama, diantaranya Pendampingan Sertifikasi Halal kepada UMKM, Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH), Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha), dan Pendampingan Sertifikasi Rumah Potong Ayam (RPA).
Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulsel, Causa Iman Karana, mengungkapkan, kegiatan ini diperlukan sebagai upaya optimalisasi potensi Indonesia sebagai negara dengan umat muslim terbesar di dunia. Hal ini agar Indonesia tidak sekedar menjadi pasar utama dari produk halal negara lain. Apalagi Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi champion sektor makanan dan minuman halal, serta menjadi pusat produsen halal di dunia.
“Karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan penguatan pada rantai nilai halal serta jaminan produk halal, tidak terkecuali di Provinsi Sulawesi Selatan sebagai penggerak Ekonomi dan Keuangan Syariah di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Hal inilah yang mendasari penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Sertifikasi Halal Kepada Pelaku Usaha Halal oleh Bank Indonesia (BI) dengan Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai bentuk nyata kolaborasi Bank Indonesia dengan Akademisi untuk mendorong pengembangan ekonomi syariah di Sulsel,” katanya, melalui siaran pers, Selasa (11/4/2023).
Kegiatan ini sendiri, kata Causa, akan diawali dengan pemberian materi kurikulum sertifikasi halal selama 1 hari pada 11 April 2023 dalam rangka pendampingan Sertifikasi Halal kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)). Pendampingan yang dilakukan kepada 100 UMKM tersebut, akan mencakup topik terkait Jaminan Produk Halal (JPH) serta Alur Proses Produk Halal (PPH) dan akan dilanjutkan dengan sertifikasi secara remote oleh pendamping hingga peserta dapat terfasilitasi untuk mendapatkan Sertifikasi Halal.
Kemudian, pada 12 April 2023, kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Pendamping PPH untuk memberikan kapasitas dan kapabilitas kepada peserta untuk dapat menjadi Pendamping PPH. Kegiatan ini akan dihadiri oleh 100 Calon Pendamping PPH dengan pemaparan materi terkait Tugas, Kode Etik, serta Kemampuan Teknis Pendamping PPH.
Selanjutnya, kegiatan akan dilanjutkan dengan Pelatihan Juleha yang akan diselenggarakan pada 13-14 April 2023, untuk membekali para Juru Sembelih dengan metode dan tehnik pemotongan hewan yang memenuhi kaidah-kaidah kehalalan dengan harapan melalui pelatihan ini serta pendampingan sertifikasi Rumah Potong Ayam (RPA) ini dapat memberikan jaminan atas kehalalan makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat di Sulawesi Selatan.
“Kami mengucapkan apresiasi terhadap Unismuh atas ikhtiar-nya dalam menginisaisi dan memfasilitas pengembangan Rantai Nilai Halal di Provinsi Sulawesi Selatan. Bank Indonesia juga terus mendorong sinergi, dan kolaborasi dari berbagai pihak dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Sulawesi Selatan,” katanya.
Redaktur : Marwiah Syam Butterflyrock
Comment