JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com – Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga stabil dan kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan (LJK) tetap tumbuh kuat di awal 2023.
Kepala Grup Komunikasi Publik OJK, Darmansyah, mengatakan, kinerja perekonomian global di awal tahun 2023 secara umum berada di atas ekspektasi, khususnya di Amerika Serikat (AS) dan Eropa,!khususnya untuk pasar tenaga kerja yang persisten kuat dan indikator sektor riil lainnya bergerak positif.
Selain itu, reopening perekonomian Tiongkok juga meningkatkan optimisme bahwa resesi global dapat dihindari. Namun demikian, pengetatan kebijakan moneter global diperkirakan terus berlanjut seiring penurunan inflasi yang lambat. Selain itu, harga komoditas yang terus turun perlu dicermati.
“Hal ini tentunya berkontribusi mempertahankan kinerja perekonomian nasional di tengah masih tingginya ketidakpastian global,” katanya, dalam siaran pers, Senin (27/2/2023).
Di tengah dinamika perekonomian global tersebut, kata Darmansyah, indikator perekonomian domestik terpantau tetap solid. Neraca dagang juga melanjutkan surplus di Januari 2023, begitupun Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur juga terus berada di zona ekspansi dalam kurun waktu 17 bulan terakhir.
“Tak hanya itu, optimisme dan konsumsi masyarakat juga mencatatkan perbaikan yang terkonfirmasi dari kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen dan Indeks Penjualan Ritel,” katanya.
Comment