MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memproyeksi perekonomian Sulsel masih melanjutkan pertumbuhan yang kuat pada rentang 4,6 – 5,4 persen pada tahun 2023.
Proyeksi tersebut, ditunjang 4 fondasi ekonomi kuat, yakni Sulsel sebagai lumbung pangan nasional, memiliki pertanian yang memberi resiliensi bagi ekonomi Sulsel, dan memiliki Sumber Daya Alam (SDA) nikel, serta sebagai hub Kawasan Timur Indonesia (KTI).
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulsel, Firdauz Muttaqin, menyatakan, optimis Sulsel dapat tumbuh kuat di 2023 karena selain memiliki fondasi ekonomi yang kuat, juga didukung oleh berbagai komoditas unggulan, serta memiliki peluang lainnya sebagai new source of growth antara lain pariwisata dan digitalisasi.
“Fondasi ini menjadi pendorong kuat ekonomi Sulsel tetap tumbuh kuat, meski di tengah berbagai risiko dari dalam dan luar negeri,” katanya, saat Acara Nongki Bersama Wartawan Makassar, di Restoran Goodfields, Jl Boto Lempangan, Rabu (8/2/2023).
Adapun faktor pendorong ekonomi Sulsel pada 2023, kata Firdauz, diantaranya yang pertama, adanya penguatan sinergi pemerintah dari sisi fiskal, moneter, maupun perbankan. Yang kedua, adanya peningkatan mobilitas yang mendorong konsumsi masyarakat lebih tinggi. Ketiga, meningkatnya target produksi padi nasional didukung keberlanjutan program Mandiri Benih dan tambahan alokasi anggaran. Ke empat, kuatnya permintaan ekspor unggulan Sulsel yang merupakan bahan baku industri global, didukung dengan perjanjian perdagangan dengan 26 negara.
“Faktor-faktor inilah pendorong kuat ekonomi Sulsel,” katanya.
Firdauz, juga tak memungkiri tahun 2023 merupakan tahun berbagai dinamika dan tantangan global yang masih berisiko membawa dampak bagi perekonomian nasional dan Sulsel dan memunculkan perilaku wait and see dari para investor dalam merealisasikan investasinya. Namun, Sulsel memiliki potensi dan modal yang besar untuk dapat tumbuh kuat, baik dari potensi sumber daya alam pertanian, perikanan, dan kehutanan serta pertambangan, dan potensi dari posisi strategis Sulsel sebagai hub Kawasan Timur Indonesia, dan potensi new sources of growthlainnya.
“Potensi Sulsel yang besar inilah yang membawa optimisme pada pertumbuhan ekonomi yang tetap kuat pada tahun 2023,” katanya.
Redaktur : Marwiah Syam Butteflyrock
Comment