PAREPARE, BERITAPEDOMAN.com – Sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan inklusi keuangan di daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi Maluku Papua (Sulampua) kembali menghelat Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2022. Tahun ini mengambil lokasi di Parepare.
Kepala OJK Regional 6 Sulampua, Darwisman, mengatakan, dalam konteks pemulihan ekonomi, OJK memegang peranan penting. Karenanya, sebagai upaya mendukung pembangunan dan ekonomi serta inklusi keuangan masyarakat di daerah, Bulan Inklusi Keuangan (BIK) kembali dihelat. Apalagi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memiliki potensi yang luar biasa untuk menunjang pertumbuhan ekonomi nasional.
Darwisman, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare yang telah mendukung penuh pelaksanaan BIK 2022.
“Tahun ini kami helat di Parepare dengan harapan semakin dapat meningkatkan inklusi keuangan di daerah, sekaligus dapat menarik masyarakat dan wisatawan untuk mencintai dan menggunakan produk dalam negeri atau produk lokal UMKM,” katanya, saat malam puncak perayaan BIK 2022, di Tonrangeng Riverside, Taman Lumpue Parepare, Sabtu (29/10/2022) malam.
Sementara, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, menyampaikan apresiasinya kepada OJK Regional 6 Sulampua, karena telah memilih Kota Parepare sebagai pelaksanaan BIK 2022.
“Kota Parepare ini adalah anatomi tubuh. Dulu Parepare hanya menjadi kota lintas, tapi sekarang Parepare sudah menjadi salah satu kota tujuan,” katanya.
Taufan Pawe, juga menyampaikan komitmennya untuk terus mensejahterakan masyarakat Parepare dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang akan terus dimasifkan. “Salah satu janji politik saya, yakni mensejahterakan masyarakat saya,” katanya.
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat Gani, juga menyampaikan apresiasinya kepada OJK Regional 6 Sulampua atas support dan peran sertanya dalam mewujudkan inklusi keuangan di Sulsel. Capaian inklusi keuangan di Sulsel ini tidak terlepas dari kerja keras dari seluruh stakeholder.
“Salah satu kesuksesan Pemerintah Provinsi adalah bagaimana mampu mensukseskan program-program nasional di daerah. Itu yang paling penting dan berharap BIK yang digelar ini memberi pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi ke depannya,” katanya.
Abdul Hayat, juga mengajak seluruh stakeholder agar membangun komitmen dengan fakta lapangan, bukan komitmen di atas kertas saja.
“Kita ingin fakta lapangan, bukan komitmen dalam kertas. Saya yakin dan percaya hampir semua industri keuangan hadir pada acara BIK malam ini. Ini pertanda Sulsel akan lebih tangguh secara ekonomi ke depannya,” katanya.
Penulis/Redaktur : Marwiah Syam Butterflyrock
Comment