Masuki Usia 19 Tahun, Kalla Transport and Logistics Makin Fokus Lakukan Ekspansi Bisnis

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com –  Kalla Transport and Logistics semakin mantap melakukan ekspansi bisnis di usianya yang memasuki 19 tahun pada 11 Juni 2022.
Dalam usianya 19 tahun tersebut, telah banyak menorehkan banyak kemajuan dan raihan pencapaian serta makin terdepan mendapatkan kepercayaan mitra bisnis dalam memberikan solusi transportasi dan logistik yang berkualitas dengan menghadirkan layanan terintegrasi dan inovasi terbarukan.
Chief Operation Officer (COO) Kalla Transport and Logistics, Andi Muhammad Gunawan, mengungkapkan rasa bahagia dan apresiasi tertinggi bagi seluruh pihak yang telah memberikan support untuk kemajuan bisnis Kalla Transport and Logostics.
“Terima kasih kepada seluruh rekanan dan relasi yang selama ini senantiasa memberikan dukungan ke Kalla Transport and Logistics. Kita berharap kedepannya bisnis pada sektor ini akan semakin meningkat pesat, terlebih lagi dengan meningkatnya antusias dari para customer yang telah mempercayakan Kalla Transport and Logistics selama 19 tahun,” katanya, saat gelaran acara syukuran ulang tahun 19 Kalla Transport and Logistic, di Kantor Kalla Transport and Logistics, Jl Perintis Kemerdekaan Km 16 No. 24 Daya, Jumat (10/6/2022).

 

CEO Kalla Automotive and Transport Logistics, Hariyadi Kaimuddin, mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjalanan bisnis yang telah dilalui Kalla Transport and Logistics.

“Ketika memasuki masa pandemi, tidak dapat dipungkiri mayoritas bisnis mengalami keterpurukan. Namun, bisnis Kalla Transport and Logistics mampu mencetak prestasi bisnis yang membanggakan,” ucapnya.

Sekedar informasi, saat ini Kalla Transport and Logistics memiliki beberapa bisnis pada sektor transportasi, seperti Perusahaan Otobus (PO) Cahaya Bone yang kini melayani rute Makassar – Bone Makassar – Palu, Makassar – Bulukumba, Makassar – Parepare, Parepare – Bone serta tiga rute terbaru, yakni Makassar – Wononomulyo (Polman), Makassar – Sengkang dan Sengkang – Bulukumba, serta jasa yang diberikan ke customer tidak hanya untuk mobilisasi penumpang dan barang, tetapi saat ini juga sudah melayani penyewaan bus dan kebutuhan Private and Family traveling customer.

Bisnis lainnya, adalah layanan rental kendaraan, baik untuk kebutuhan perusahaan atau kebutuhan pribadi. Tipe kendaraan yang dimiliki pun hadir dengan beragam varian, seperti sedan, mini bus, medium bus, hingga big bus yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Selain itu juga tersedia produk used car atau penjualan mobil bekas yang memasarkan all brand dengan berbagai jenis dan tipe.

Sementara itu, pada sektor logistik tersedia layanan logistik terpadu atau dikenal dengan Integrated Kalla Logistics. Melalui layanan ini, pengiriman produk mitra bisnis menjadi lebih efisien baik dari segi waktu maupun biaya karena seluruh tahapan distribusi, mulai dari shipment, car carrier hingga yard cukup melalui layanan satu pintu, sehingga dapat menjaga ketepatan waktu distribusi sehingga stok produk pada outlet-outlet mitra bisa terjamin dan selalu tersedia.

Kalla Logistics saat ini juga mendistribusikan berbagai brand, seperti Toyota, Honda, Mitsubishi, Isuzu hingga Wuling. Terlebih lagi dengan armada car carrier sebanyak 30 unit serta yard yang mampu menampung hingga 8.400 unit kendaraan. Adapun rute integrated logistics yang saat ini dilayani, yakni Jakarta – Makassar, Makassar – Balikpapan dan Balikpapan – Makassar.

Sementara itu, distribusi material via darat, Kalla Logistics memiliki armada yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, mulai dari jenis pick-up deck, pick-up box, blind VAN, box engkel, standard box, truck hingga wing box dengan total kapasitas lebih dari 3.000 kubik. Selain itu, didukung pula dengan warehouse di Jakarta dan Makassar.

Bahkan, salah satu warehouse Kalla Logistics di Daya juga dijadikan cold storage ice cream Walls yang merupakan produk dari PT Unilever Indonesia Tbk. Jadi selain menyediakan tempat penyimpanan, Kalla Logistics juga dipercaya menjadi distributor resmi ice cream Walls untuk wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).

Marwiah Syam

Comment