Dukung UMKM Sulsel Go Digital, BI Dorong Penggunaan QRIS

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Guna memanfaatkan peluang dan tren di bidang sistem pembayaran, sekaligus mewujudkan Usaha Masyarakat Kecil Menengah (UMKM) Go Digital di Sulawesi Selatan (Sulsel), Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulsel terus mensosialisasikan dan mendorong penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk transaksi pembayaran UMKM.

Sekedar diketahui, QRIS merupakan standar QR Code pembayaran untuk sistem pembayaran Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).

Standarisasi penggunaan QR Code ini sendiri, dilakukan untuk menciptakan inklusi finansial, termasuk di dalamnya untuk mendukung para pelaku UMKM.

Plt Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulsel, Iwan Setiawan, mengatakan, QRIS merupakan solusi pembayaran digital UMKM karena sangat potensial, apalagi secara nasional, terdapat sekitar 7,4 juta pelaku UMKM yang telah menggunakan QRIS, dimana sekitar 220 ribu diantaranya merupakan pelaku UMKM di wilayah Sulawesi Selatan.

“Dengan menggunakan QRIS, UMKM dapat menerima pembayaran secara non-tunai dari berbagai penyelenggara sistem pembayaran, baik bank maupun non-bank. Lebih jauh, QRIS juga menjadi solusi perluasan kanal pembayaran yang cepat, mudah, murah dan handal bagi UMKM,” katanya pada awak media, di Fireflies Coffee, Jl Pattimura, Selasa (24/8/2021) kemarin.

Adapun keunggulan menggunakan QRIS bagi pelaku UMKM juga masyarakat, kata Iwan, yakni QRIS dapat menerima pembayaran aplikasi pembayaran apapun yang menggunakan QR Code, jadi pembeli tidak perlu memiliki berbagai macam aplikasi pembayaran.

Keunggulan lainnya, yakni mudah bagi pembeli karena hanya tinggal scan, klik, dan bayar. Sedang bagi pelaku UMKM juga mudah karena tidak perlu memajang banyak QR Code, cukup satu QRIS yang dapat dipindai menggunakan aplikasi pembayaran QR apapun.

Keunggulan lainnya bagi UMKM, yakni cukup punya minimal 1 akun untuk menerima semua pembayaran QR Code. Tak hanya itu, dengan QRIS, juga langsung diproses seketika, dimana pembeli dan pelaku UMKM langsung mendapat notifikasi transaksi.

“Karena berbagai keunggulan itulah, kami terus mendorong para pelaku UMKM, juga masyarakat  Sulsel untuk menggunakan QRIS. Kami juga telah melakukan berbagai sinergi pada berbagai stakeholder guna mendukung akselerasi ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Sulawesi Selatan. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta ekosistem penggunaan QRIS yang inklusif dan merata, baik kepada para pelaku UMKM maupun seluruh lapisan masyarakat;” katanya.

Redaktur : Marwiah Syam

Comment