Bantu Kelancaran Operasional Kebencanaan, Pertamina Sigap Hadirkan Layanan Pertashop

MAMUJU, BERITAPEDOMAN.com – Pertamina tak henti-hentinya memberikan layanan dan dukungan terbaiknya untuk membantu pemulihan kondisi pasca gempa Magnitudo 6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1/2021) dini hari di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Selain memasok Bright Gas secara reguler di 41 titik Dapur Umum di posko pengungsian Mamuju dan Majene, Pertamina juga menghadirkan Pertashop untuk membantu kelancaran operasional kebencanaan.

Pertashop yang sedianya melayani Desa terpencil ini, disiagakan di 3 titik di Mamuju untuk menambah layanan BBM dan utamanya memberikan dukungan penyaluran BBM kepada lembaga atau kendaraan operasional pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan pemulihan kondisi bencana gempa seperti Basarnas, TNI, Polri, BNPB, Tagana, Ambulans bahkan Media.

3 Titik Pertashop tersebut, ada di Posko Induk Kantor Gubernur Sulbar, Desa Bebanga dan Desa Saletto, Kabupaten Mamuju.

Tercatat hingga Senin (25/1/2021), dukungan penyaluran BBM melalui Pertashop yang diberikan untuk membantu kelancaran operasional pemulihan pasca gempa ini, mencapai 6.146 liter Pertamina Dex.

Selain dari Pertashop, Pertamina juga memberikan dukungan 15.329 liter Biosolar Non Subsidi (Solar Industri) dan 5.950 liter Pertalite untuk membantu seluruh stakeholder yang memerlukan BBM untuk operasional yang berkaitan langsung dengan pemulihan pasca bencana.

Unit Manager Comm, Rel and CSR Pertamina Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali, mengatakan, sejalan dengan prioritas utama dalam membantu normalisasi pasokan BBM dan LPG, sejak hari pertama (15/1/2021), Pertamina juga telah melayani kebutuhan BBM pihak-pihak terkait yang bertugas melakukan pemulihan pasca bencana agar dapat mempermudah mobilisasi dan mempercepat penanganan korban gempa.

“Dukungan untuk instansi yang menangani bencana ini kami maknai tidak sekedar kewajiban, atas nama kemanusiaan kami memberikan upaya terbaik kami, agar penanganan secara cepat dan tepat segera diberikan kepada korban gempa,” ujar Laode melalui siaran persnya, Selasa (26/1/2021).

Sementara itu, Kasi Sumber Daya Basarnas Mamuju, Arianto, mengatakan, dalam pelaksanaan tugas Basarnas, sangat bergantung pada kebutuhan BBM.

“Mewakili seluruh anggota yang bertugas dalam pelaksanaan Operasi SAR Gempa Mamuju, kami mengucapkan terimakasih karena Pertamina sudah menyiapkan kebutuhan kami dengan pelayanan yang cepat, dan menjadikan kebutuhan SAR sebagai prioritas,” ujar Arianto

Sekedar diketahui, pelayanan penyediaan BBM untuk stakeholder utama pemulihan pasca gempa serta bantuan Bright Gas untuk Dapur Umum ini akan diberikan selama masa tanggap darurat yang akan berakhir 28 Januari 2021.

Redaktur : Marwiah Syam

Comment