Ini 10 Penyebab Jantung Berdebar Kencang

BERITAPEDOMAN.com – Detak jantung sesungguhnya berdebar dengan menyesuaikan keseimbangan tubuh kita agar tetap sehat dan hidup. Jantung juga berdebar karena impuls listrik dari sekumpulan sel di jantung dan secara normalnya, jantung merespons sinyal ini dan berdetak mulai 60 hingga 100 kali per menit.

Namun bagaimana jika jantung tiba-tiba berdebar kencang? Apa penyebabnya? Yuk simak berikut seperti dilansir dari Self dan Merdeka.com, Jumat (8/5/2020).

Stres

Ketika kamu stres, sistem saraf simpatetik dan kelenjar adrenal melepaskan adrenalin. Jantung juga merespons pemicu ini dan menyebabkan detak jantung meningkat.

Untuk meredakan kondisi ini, kamu bisa bernapas dalam-dalam. Walau begitu, cara terbaik yang bisa kamu lakukan adalah mengatasi masalah yang menjadi penyebab munculnya stres.

Terlalu banyak kafein

Ketika kamu berlebihan mengonsumsi kafein, detak jantung bisa meningkat dengan cepat. Walau begitu, pada orang tertentu, kondisi bisa juga dialami walau hanya mengonsumsi kafein dalam jumlah sedikit.

Demam

Demam juga bisa jadi penyebab meningkatnya detak jantung menjadi sangat cepat. Karena melawan infeksi ini, makanya tubuh bekerja lebih keras dibanding biasanya, sehingga detak jantung meningkat untuk membuat tubuh menjadi stabil dan mengusir infeksi.

Kurang Tidur

Ketika tidur, tubuh tidak melakukan banyak hal, sehingga detak jantung bisa melambat. Nah karena itulah ketika kamu kurang tidur, adrenalin bakal membanjiri tubuhmu dan menyebabkan meningkatnya detak jantung.

Mengonsumsi obat tertentu

Sejumlah obat yang kamu konsumsi bisa menjadi penyebab meningkatnya detak jantung. Oleh karena itu, sangat penting utnuk mengetahui kandungan dari obat yang kamu konsumsi serta gejala kontra indikasi yang mungkin kamu alami.

Hamil

Meningkatnya detak jantung merupakan salah satu gejala awal dari kehamilan. Hal ini terjadi karena tubuh sedang menyesuaikan diri, sehingga dampaknya berupa detak jantung yang meningkat untuk memompa darah lebih banyak.

Masalah kecemasan

Detak jantung yang lebih cepat bisa jadi penanda masalah kecemasan yang kamu alami.

Kelebihan tiroid

Ketika kamu kelebihan tiroid, tiroid bakal aktif secara berlebihan serta menyebabkan metabolisme tubuh dipercepat. Hal ini bisa menyebabkan detak jantung yang semakin cepat, termasuk nafsu makan yang meningkat serta menurunnya berat badan secara seketika.

Anemia

Anemia terjadi ketika darah tidak memberi cukup oksigen ke seluruh tubuh. Hal ini membuat jantung harus bekerja lebih keras agar darah bisa terpompa pada seluruh tubuh.

Aritmia

Aritmia terjadi karena malfungsi elektrikal di jantung sehingga detak jantung jadi tak beraturan. Masalah kesehatan ini bisa berupa berbagai macam, namun yang biasa muncul adalah detak jantung yang lebih cepat dibanding biasanya.

Editor : Marwiah Syam

Comment