BERITAPEDOMAN.com – Kanker masih menjadi penyakit berbahaya dan mematikan. Ketika mendengar kata ‘kanker’, tentu pasti muncul ketakutan tentang vonis penyakit kanker yang berujung pada kematian.
Hanya saja sampai saat ini, belum ada penelitian yang menunjukkan penyebab pasti dari penyakit kanker, termasuk kanker payudara.
Kendati demikian, setiap orang dapat mengantisipasi penyakit kanker dengan memilih opsi gaya hidup sehat sedari dini, serta mengenali beberapa faktor atau risiko yang meningkatkan peluang seseorang terkena kanker payudara, termasuk kebiasaan sehari-hari yang sering diabaikan.
Berikut ini adalah kebiasaan sepele penyebab kanker payudara yang kamu harus tahu seperti dilansir dari Indozone.id, Rabu (8/1/2020), simak yuk!
Penggunaan Plastik
Hampir semua wadah makanan dan minuman yang kita gunakan saat ini terbuat dari plastik dan bahan kimia.
Penelitian menyatakan bahwa pada tingkat paparan tertentu, beberapa bahan kimia dalam produk seperti bisphonel A (BPA) dapat menyebabkan kanker pada manusia.
BPA ini adalah estrogen sintetik lemah dan biasanya sering ditemukan pada produk plastik yang kaku, lapisan makanan dan formula, sealant gigi, dan sisi mengkilap pada kertas struk belanjaan.
Bahayanya, bahan kimia BPA ini dapat memengaruhi perkembangan otak di dalam rahim. Bahkan sebuah penelitian pada 2011 lalu, menemukan fakta bahwa wanita hamil dengan kadar BPA tinggi dalam urin cenderung memiliki anak perempuan yang hiperaktif, gelisah, dan depresi.
Bahan Kimia pada Kosmetik
Beberapa bahan kimia pada kosmetik berkontribusi pada perkembangan kanker, tidak terkecuali kanker payudara. Bahkan bahan kimia kosmetik tersebut dapat mengganggu hormon. Misalnya, dapat memengaruhi bagaimana estrogen dan hormon lain bertindak dalam tubuh dengan memblokir atau menirunya, sehingga keseimbangan hormon tubuh menurun.
Kerja Shift Malam
Sebuah studi di tahun 2013 yang diterbitkan oleh British Medical Journal menemukan bahwa kerja shift malam dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
Riset membuktikan pada 2.300 wanita yang sebagian bekerja shift malam, menunjukkan bahwa mereka yang bekerja shift malam selama 30 tahun atau lebih berisiko dua kali lipat terkena kanker.
Merokok
Perlu kamu tahu bahwa risiko terkena kanker payudara lebih tinggi pada wanita premenopause yang lebih muda.
Penelitian juga menunjukkan bahwa ada kemungkinan hal itu diakibatkan hubungan antara paparan asap rokok pasif dengan risiko kanker payudara pada wanita pasca menopause.
Kurang Olahraga dan Terlalu Lama Duduk
Kebiasaan sepele seperti kurang olahraga dan terlalu lama duduk merupakan dua hal yang dapat memicu kanker payudara.
Penelitian menunjukkan seseorang yang lebih sering berolahraga akan menurunkan risiko kanker payudara.
Sementara, orang yang tidak banyak melakukan aktivitas seperti duduk terlalu lama cenderung punya risiko peradangan.
Salah seorang peneliti dari American Institute for Cancer Research (AICR), mengatakan, aktivitas fisik dapat menurunkan risiko kanker kolorektal, kanker payudara pasca menopause dan kanker endometrium.
Editor : Marwiah Syam
Comment