MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat nilai ekspor Sulsel mengalami peningkatan sebesar 12,61 persen atau tercatat sebesar USD 122,98 juta pada periode September 2019.
Pencapaian ini menandakan nilai ekspor Sulsel kembali menggeliat. Apalagi, capaian pada September 2019 ini juga tercatat mengalami peningkatan sebesar 30,88 persen dari kondisi yang sama dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai USD 93,97 juta.

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah, mengungkapkan, peningkatan ini masih disumbangsih besar dari komoditi nikel yang andil sebesar 66,84 persen atau senilai USD 82,20 juta dari total nilai ekspor Sulsel.
Sedang komoditi lainnya yang memberikan sumbangsih pada peningkatan ekspor ini, yakni komoditi biji-bijian berminyak dan tanaman obat, komoditi besi dan baja, komoditi lak, getah, dan damar, dan komoditi ikan, udang, dan hewan air tidak bertulang belakang.
“Komoditi tersebut, andil masing-masing sebesar 8,64 persen, 7,87 persen, 6,10 persen dan 2,87 persen,” katanya melalui rilisnya, Selasa (5/11/2019).
Adapun negara tujuan ekspor Sulsel dengan kontribusi terbesar pada pencapaian nilai ekspor ini, kata Yos, adalah Jepang yang memberi andil sebesar 67,88 persen atau senilai USD 83,48 juta.
Disusul Tiongkok dengan nilai sebesar USD 29,78 juta atau sebesar 24,21 persen.
“Lainnya ada Filipina dengan andil sebesar 2,10 persen atau senilai USD 2,58 juta, Australia sebesar 1,69 persen atau senilai USD 2,08 juta, dan Taiwan dengan nilai USD 1,24 juta atau sebesar 1,01 persen dari total nilai ekspor Sulsel,” katanya.
Editor : Marwiah Syam
Comment