Pertamina Bersinergi TPID Sulsel Gelar Sidak di Sejumlah Usaha Mikro di Makassar

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Pertamina bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kota Makassar.

Sidak ini dilakukan di sejumlah usaha yang berskala menengah atas (mikro) mulai dari Wilayah Rappocini, Maricaya, Ujung Pandang sampai Bontoala, Rabu (9/10/2019).

Adapun usaha rumah makan yang dikunjungi, diantaranya Sop Saudara Cabang Pettarani, Ayam Goreng Dollar, Dapur Sulawesi Kedai Kopi Azzahra, dan Laundry Lounge, serta beberapa restoran lainnya.

Sidak tersebut, digelar untuk memastikan tidak ada lagi nantinya tempat usaha, baik usaha laundry, rumah makan atau restoran yang mengunakan tabung gas LPG 3 kg.

Unit Manager Communication and CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan, mengatakan, pihaknya sengaja menggelar sidak, setelah mendapat informasi adanya pengusaha kuliner dan laundry yang masih menggunakan LPG Bersubsidi.

“Hari ini kami sidak ke beberapa rumah makan, cafe dan usaha laundry untuk memastikan mereka tidak menggunakan lagi tabung LPG subsidi. Apalagi LPG 3 kg itu diperuntukkan untuk masyarakat miskin,” ujarnya.

Hasilnya, menurut Hatim, ada beberapa pengusaha yang kedapatan masih menggunakan tabung LPG Bersubsidi.

Tabung gas tersebut, kemudian ditukar langsung dengan tabung LPG Nonsubsidi.

“Kami berikan pembinaan dan kami tarik tabung 3 kg dan ditukarkan ke tabung LPG brightgas 5,5 kg atau 12 kg,” ujarnya.

Sementara, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sulawesi Selatan, Since Erna Lamba, mengungkapkan, pihaknya sangat mengharapkan pelaku usaha mikro untuk tidak menggunakan elpiji subsidi.

Pasalnya, LPG subsidi tersebut, hanya diperuntukan kepada rumah tangga yang berpenghasilan di bawah Rp1.500 ribu, dan pelaku usaha non mikro (UKM).

“Karena itu, kami harap pengusaha mikro lainnya sudah beralih dan tidak lagi menggunakan LPG subsidi, dan menjadi inspirasi bagi pengusaha-pengusaha kuliner lainnya,” ujarnya.

Editor : Marwiah Syam



Comment