Ketua PMI Makassar Temui Pj Wali Kota Makassar, Bahas Apa ya?

MAKASSAR, Beritapedoman.com – Ketua PMI Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI atau yang biasa disapa Deng Ical menemui Pj Wali Kota Makassar, Iqbal S Suhaaeb, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jl Penghibur, Rabu (24/07/2019).

Deng Ical datang bersama jajaran pengurus PMI Kota Makassar lainnya, guna membahas beberapa hal, salah satunya terkait penyelenggaraan musyawarah kerja PMI Kota Makassar, yang akan digelar pekan depan.

“Ada beberapa MOU yang akan ditandatangani terkait organisasi yang akan dilibatkan untuk menunjang kesiapsiagaan bencana pada musyawarah kerja nantinya,” ujar ketua panitia Muskot PMI, Andi Umar Patta.

Selain membahas terkait kesiapan musyawarah kerja, katanya, dalam diskusi kali ini, Jajaran PMI Kota Makassar bersama Iqbal S Suhaeb juga membahas terkait adanya kenaikan biaya pengelolaan darah yang ditetapkan oleh Kemenkes sebesar Rp360 ribu per kantong darahnya.

“Hal ini perlu, pasalnya PMI Kota Makassar kini juga telah diberikan amanah sebagai rujukan transfusi darah se Indonesia Timur, dan memiliki tanggungjawab atas transfusi darah, serta pemenuhan stok darah, bukan hanya di kota Makassar dan Sulawesi Selatan, namun untuk wilayah Indonesia Timur,” ungkapnya.

Wakil Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan dan UTD PMI Makassar, Deng Umar, mengungkapkan, meluasnya wilayah tanggungjawab PMI Kota Makassar menjadi tantangan tersendiri, dan tentu hal ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Untuk kota Makassar hingga saat ini sendiri, masih diberlakukan harga Rp325 ribu per kantong darahnya. Sedangkan, dari Kemenkes telah mematok senilai 360 ribu,” katanya.

Sementara, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, menyatakan kesiapannya dalam mendukung dan menyukseskan musyawarah kerja PMI Kota Makassar yang akan segera digelar, dan berharap PMI Kota Makassar ke depan akan tetap sigap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Hingga kini, program kerja dan hasil kerja PMI Kota Makassar selalu jelas terlihat. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi kota Makassar,” kata Iqbal.

Editor : Marwiah Syam

Comment