Nabung Emas di Desa Kini Tanpa Ribet Berkat Pegadaian Digital

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Inovasi digital kini menjelma menjadi fundamental ruang pembuka akses hingga ke pelosok, baik dalam bertransaksi, pun yang ingin menabung emas. Eksistensinya mampu menembus di strata siapa pun, di mana pun, tanpa lagi harus ribet datang ke kota atau ke outlet atau ke kantor cabang. Semuanya kini sudah mudah diakses.

Begitupun, dengan kehadiran inovasi aplikasi Pegadaian Digital. Berkatnya, kini warga desa tak perlu lagi ribet dan mesti berjalan jauh demi menabung emas, karena kini telah ada dalam satu aplikasi.

Sari, salah satu warga Desa Pattunuang di Maros, mengakui, dengan adanya aplikasi pegadaian digital. Kini serba mudah.

“Saya sudah menjadi nasabah pegadaian sudah berapa bulan ini. Dulu sebelumnya, lebih menabung uang saja di bank. Tapi setelah tahu, bahwa di Pegadaian bisa menabung emas. Saya tertarik. Dan seorang teman menyarankan saya mendownload aplikasinya, supaya tak perlu ribet. Berkatnya alhamdulillah lancar jaya, dan warung saya tak perlu saya tinggal,” kata Sari, kepada Berita Pedoman, Jumat (19/9/2025).

Begitu pun, dengan Ahmad, Desa Cilallang, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, kepada Berita Pedoman, mengungkapkan bahwa Ia sangat terbantu menggunakan Pegadaian Digital. Berkatnya, waktunya lebih efisien. Dan tak perlu lagi keluar ongkos.

“Inovasi Pegadaian ini sangat membantu kami yang tinggal di kampung. Di aplikasi ini kita semua sudah kita dapatkan. Jadi sangat bermanfaat,” katanya, beberapa waktu lalu.

Kepala Departemen Bisnis Support Pegadaian VI Makassar, Andi Vivin Budi Permana, kepada Berita Pedoman, mengungkapkan, berkat inovasi Pegadaian Digital, jumlah transaksi untuk wilayah Makassar dicatatkan meningkat sebanyak 150 persen atau 615 ribu transaksi di akhir tahun 2024. Jumlah ini kemudian meningkat lagi menjadi 1,5 juta transaksi pada September 2025.

“Ini menunjukan antusias dan peningkatan awarness nasabah untuk shifting ke digital tanpa perlu lagi datang ke outlet untuk bertransaksi,” katanya, pada Berita Pedoman, Senin, (29/9/2025).

Tak hanya itu, kata Vivin, Pegadaian juga mencatatkan adanya peningkatan 67 persen untuk user (pengguna) aplikasi digital dari yang sebelumnya terdapat 330 ribu user di tahun 2024, meningkat menjadi 550 ribu user pada September 2025 ini.

Begitu pun, nasabah yang aktif bertransaksi lewat aplikasi Pegadaian Digital juga dicatatkan naik 242 persen.

“Ini membuktikan bahwa program digitalisasi Pegadaian berhasil membuat pelayanan ke nasabah menjadi semakin mudah,” kata Vivin.

Sekadar informasi, Pegadaian Digital tak hanya terobosan inovasi saja. Tapi lebih dari itu. Selain untuk memperluas jangkauan layanan, dan mempermudah nasabah, juga sebagai bentuk komitmen Pegadaian dalam memperluas akses keuangan yang inklusif yang merata hingga ke pelosok.

Adapun kelebihan menggunakan Pegadaian Digital, diantaranya yang pertama, nasabah dapat mengakses dan melakukan transaksi finansial melalui aplikasi kapan saja dan di mana saja, tanpa terikat jam operasional atau datang kantor cabang. Yang kedua, proses pengajuan, pembayaran, dan pelacakan transaksi dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi, sehingga lebih cepat dan efisien dibandingkan proses manual. Ketiga, pengguna dapat mengakses berbagai layanan finansial seperti gadai, tabungan emas, deposito emas, cicil emas, dan lainnya hanya melalui satu aplikasi. Ke empat, pengguna dapat melacak dan menyimpan seluruh riwayat transaksi Pegadaian secara digital, sehingga mudah dipantau. Kelima, nasabah dapat mengatur waktu transaksi sesuai dengan kebutuhan. Keenam, layanan investasi emas digital di Pegadaian dijamin aman karena diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ke depannya, kata Vivin, aplikasi Pegadaian Digital akan bertransformasi menjadi Aplikasi Tring!. Aplikasi ini akan lebih light dengan kelebihan one step onboarding, dimana proses registrasi, eKYC, dan buka rekening bisa dilakukan dalam satu kali tahap saja, serta bebas biaya (pre active 3 bulan) secara otomatis pada saat onboarding.

Tak hanya itu, dengan aplikasi Tring! ini semua transaksi yang ada di loket Pegadaian sekarang bisa dieksekusi by phone, sehingga bisa menghemat waktu dan biaya nasabah. Di aplikasi ini, fitur investasi emas, cicil emas, deposito emas, cetak emas, juga sudah tersedia dengan interface yang mudah digunakan, konsisten, dan menarik bagi pengguna dengan suguhan desain yang baik untuk navigasi, tata letak yang jelas (layout), komponen interaktif seperti tombol (widget), dan elemen visual seperti ikon dan splash screen yang sesuai dengan standar platform.

“Transformasi ini ditujukan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan membuat aplikasi lebih intuitif, serta efisien. Dan yang paling penting adalah profile nasabah konvensional dan syariah sekarang bisa tergabung dalam satu aplikasi,” kata Vivin.

Penulis/Editor : Marwiah Syam Butterflyrock

 

 

Comment