Pertamina Bantu UMKM Berdaya Saing di Pasar Global

JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com – PT Pertamina (Persero) terus berkomitmen membantu memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia agar mampu berdaya saing di pasar global. Salah satunya melalui program Pertapreneur (Pertamina Entrepreneur) Aggregator.

Di program Pertapreneur Aggregator ini, Pertamina menghadirkan dukungan teknis, manajerial, sekaligus membuka akses pasar bagi 300 UMKM potensial sejak program ini diluncurkan pada 2022 lalu.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, mengatakan, upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada penciptaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

“Langkah ini juga selaras dengan Asta Cita Pemerintah, yaitu menciptakan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif,” kata Fadjar, melalui siaran pers, Sabtu (20/9/2025).

Salah satu bukti kesuksesan program ini, kata Fadjar, adalah Kainnesia (Kain Tenun Indonesia) yang juga pemenang Pertapreneur Aggregator 2024, dan telah berhasil menggandeng ratusan penenun dari berbagai daerah dan membawa produk tenun nusantara ke pasar internasional. Bahkan produk Kainnesia kini telah menembus berbagai event internasional, seperti Osaka World Expo Japan 2025, Korea Import Fair di Seoul, Jogja Fashion Week 2025, serta Inacraft 2025.

“Ini menjadi bukti nyata bahwa program Pertapreneur Aggregator berhasil mendorong pertumbuhan yang menyeluruh dan berkelanjutan,” kata Fadjar.

Vice President CSR and SMEPP Pertamina, Rudi Ariffianto, mengungkapkan bahwa kehadiran Kainnesia menjadi contoh nyata dari tujuan Pertapreneur Aggregator.

“Semakin banyak UMKM aggregator, makin banyak pula UMKM yang bisa naik kelas, sehingga membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” kata Rudi.

Comment