Bulog Siapkan 20 Ton Beras di Gerakan Pangan Murah di Bone

BONE, BERITAPEDOMAN.com – Sebagai upaya menjaga stabilisasi harga pasokan pangan di Bone, Perum Bulog bersama Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

Di Gerakan Pangan Murah ini, Perum Bulog menyiapkan 20 ton beras di 4 titik lokasi, yakni Pasar Palakka di Kecamatan Tanete Riattang Barat, Pasar Pagi di Jalan Kajoalaliddong, Bajoe di Kecamatan Tanete Riattang, dan Lapangan Merdeka di depan Rumah Jabatan Bupati Bone.

Kepala Bulog Bone, Maysius Patintingan, mengungkapkan, selain GPM yang dilakukan secara berkala, masyarakat juga setiap hari dapat langsung datang ke Gudang Kantor Bulog untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, dengan harga yang sama dengan GPM.

Adapun harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disiapkan di GPM ini, yakni lebih murah dibanding SPHP di daerah lainnya karena biaya distribusi yang lebih kecil. Apalagi jarak lokasi GPM berdekatan dengan Gudang Bulog.

“Harga SPHP lebih murah karena harga gudang itu Rp9.950 per kg dan gudang kami dekat, jadi biaya distribusinya lebih murah,” katanya, saat melakukan peninjauan bersama Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, di Pasar Palakka, Rabu (27/3/2024).

Adapun stok beras di Bone, katanya, adalah sebanyak 3.800 ton. “Kami menjamin ketersediaan stok beras sampai bulan Juli mendatang,” katanya.

Adapun harga komoditi beras Medium SPHP 5 kg di GPM, dibanderol harga Rp52 ribu. Untuk beras Kita Premium 5 kg, dibanderol Rp70 ribu, sedang beras Lamaddukelleng 10 kg, dibanderol Rp140 ribu.

Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengatakan, GPM harus digalakkan secara terus menerus.

“Harus konsisten karena harga berfluktuasi. Kalau kita konsisten, saya yakin di Sulsel akan terjaga inflasinya dan harga kebutuhan bahan pokok masyarakat di Ramadan dan jelang lebaran tetap terkendali,” katanya.

Sementara, Pj Bupati Bone, Andi Islamuddin, menyatakan, masyarakat sangat antusias. “Terbukti dengan banyaknya yang datang membeli kebutuhan pokok,” katanya.

 

Comment