MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – PT Unilever Indonesia, Tbk melalui Pepsodent bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) kembali menggelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2022.
Personal Care Director PT Unilever Indonesia Tbk, Ainul Yaqin, menyampaikan, PT Unilever tidak hanya menumbuhkan bisnis, tapi juga mendorong seluruh brand-nya untuk terus memberikan dampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan.
Dukungan Pepsodent dalam kegiatan tahunan BKGN ini merupakan wujud nyata dari salah satu pilar strategi The Unilever Compass untuk lebih meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Di pelaksanaannya yang ke-13 ini, kami percaya dengan kolaborasi berbagai pihak, BKGN 2022 akan semakin memperkuat konsistensi Pepsodent dalam melindungi senyum Indonesia,” katanya, melalui siaran pers, Selasa (13/9/2022)
Head of Professional Marketing Personal Care Unilever Indonesia, Ratu Mirah Afifah, menyampaikan, sebagai perawatan kesehatan gigi dan mulut yang telah hadir lebih dari 75 tahun di Indonesia, Pepsodent terus mewujudkan purpose untuk mendukung edukasi dan perawatan gigi dan mulut.
Hal ini menjadi semakin krusial karena survei Pepsodent memperlihatkan adanya peningkatan permasalahan gigi dan mulut pada masyarakat selama pandemi, seperti kemunculan gigi berlubang baru yang dicatatkan sebesar 25 persen dari responden akibat menurunnya kebiasaan merawat kesehatan gigi dan mulut.
“Dari survei ini terlihat bahwa di masa pandemi kebiasaan orang tua menyikat gigi pada pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur telah menurun sebesar 5 persen, bahkan pada anak penurunannya 2 kali lebih besar, yaitu 11 persen.
“Ini memprihatinkan bahwa meski pandemi sudah mereda, kebiasaan yang terlanjur terbentuk ini belum berubah signifikan,” kata Mirah.
Sementara, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan, kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk dijaga terutama di masa anak-anak, sehingga ketika tua, gigi tetap dalam kondisi yang baik. Terlebih lagi, kondisi gigi dan mulut berdampak pada asupan gizi anak. Kalau gigi dan mulut tidak sehat, maka asupan gizinya jadi berkurang dan akhirnya kondisi kesehatan bisa menurun.
“Oleh karenanya, mari menggunakan momentum hari ini untuk menggugah kesadaran kita semua terhadap pentingnya kesehatan gigi dan mulut, mulai dari gigi kita sendiri, dan tidak usah takut untuk secara rutin memeriksakan gigi dan mulut. Dengan demikian, kesehatan gigi dan mulut anak-anak bisa terjaga, asupan nutrisinya bisa terjaga, dan mereka bisa tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, manusia yang produktif, dan bisa membangun Indonesia yang lebih baik dan keluarga yang lebih baik dari kita,” katanya.
Redaktur : Marwiah Syam Butterflyrock
Comment