Pemandangan Kanal Fort Rotterdam Ternodai Sampah

MAKASSAR, Beritapedoman.com – Cagar budaya Benteng Rotterdam merupakan situs salah satu warisan sejarah yang sangat dikenal di hampir semua negara.

Sayang, tempat wisata sejarah Makassar tersebut, ternodai dengan pemandangan sampah yang banyak ditemui di kanal Rotterdam.

Tak ayal, turis pun merasa gerah saat ingin mengabadikan momen lingkup sekitar cagar budaya yang harusnya jauh dari kata jorok atau dalam bahasa Makassar “Rantasa” malah menjadi penghias tersendiri.

Tak cuma jadi penghias mata, taman di sekitarnya pun yang menjadi sarana refreshing dan olahraga ikut terlihat jorok, dan sepertinya semboyan “Makassar tidak Rantasa” nampaknya hanya belaka saja.

Guide Rotterdam, Widham Mu’min, mengakui, dulu kanal tersebut, merupakan sungai. Tapi, beberapa tahun lalu di tutup karena pembangunan dan pemukiman.

“Sudah jadi begitu sejak beberapa waktu lalu, tak ada yang membersihkan, akhirnya sampah makin bertumpuk,” katanya saat ditemui Beritapedoman.com, Rabu (24/4/2019).

Pria yang sudah berusia senja ini pun sempat menerawang, mengingat dan menceritakan pengalamannya selama bertugas puluhan tahun di Benteng Rotterdam.

Suka dan penghasilan hanya menghampiri ketika banyak tamu dan acara, pun tak membuat pria tua ini merasa terbebani.

“Saya senang kerja di sini, dan menceritakan kisah sejarah pada tamu-tamu, walau tidak ada tunjangan dari pemerintah. Ya, tidak apa-apa, asalkan peran pemerintah maksimal memelihara cagar budaya ini dan sekitarnya. Ini kan warisan sejarah,” katanya.

Penulis/Editor : Marwiah Syam

Comment