MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar rapid test massal di seluruh Puskesmas yang tersebar di 15 Kecamatan di Kota Makassar, Kamis (23/4/2020).
Rapid test ini dilakukan sehari sebelum pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua minggu lamanya.
Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, mengungkapkan, Pemkot Makassar menyiapkan sepuluh ribu alat rapid test di seluruh puskesmas secara gratis.
“Kami persilahkan kepada warga yang merasa pernah melakukan kontak dengan penderita, PDP, atau pernah melakukan perjalanan jauh akhir-akhir ini dipersilahkan datang ke puskesmas untuk diperiksa,” katanya.
Dikatakan Iqbal, tes ini dilakukan sehari sebelum Ramadhan, karena mengingat kecenderungan warga yang biasanya ragu melakukan pemeriksaan darah saat sedang menjalankan ibadah puasa.
“Ini kita lakukan untuk mengidentifikasi lebih cepat warga kita yang telah terpapar, agar bisa segera dilakukan isolasi. Apalagi saat ini penyebaran yang banyak terjadi adalah Local Transmission yang dilakukan oleh Orang Tanpa Gejala (OTG). Ini yang berbahaya jika tidak segera kita temukan untuk diisolasi,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin menjelaskan, rapid test ini merupakan hasil pengadaan yang bersumber dari Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Kota Makassar tahun 2020.
“Kita sudah melakukan pengadaan rapid test sebanyak 7200 buah untuk tahap pertama dari total 25 ribu yang akan kita adakan. Selain itu, kita juga telah mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulsel sebanyak 3000 buah. Inilah yang kita gunakan untuk melakukan pemeriksaan hari ini,” katanya.
Editor : Marwiah Syam
Comment