Pertamina Ajak Masyarakat Sulsel Lindungi Hak Anak

MAKASSAR, Beritapedoman.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kekerasan pada anak, Pertamina menggelar kampanye dengan mengusung tema “Stop kekerasan anak”.

Kegiatan ini sendiri, dilaksanakan untuk lebih mengajak masyarakat Sulsel untuk lebih peduli pada hak anak.

Sekedar diketahui, angka kekerasan pada anak, khususnya di kota Makassar cukup memperihatinkan. Dari data Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar hingga Agustus 2018 terdapat 189 kasus kekerasan terhadap anak yang terlapor. Data ini belum termasuk yang tidak terlapor.

Unit Manager Communication and CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, Hatim Ilwan, menjelaskan, dalam rangkaian acara ini terdapat berbagai macam kegiatan.

Diawali dengan kegiatan long march dan kampanye hak-hak dasar anak, kegiatan ini sendiri, berlangsung di sekitaran Pantai Losari.

Selain dihibur, anak-anak ini juga diajarkan juga untuk memiliki kewajiban dalam menjaga dan memelihara keberlangsungan bumi melalui kampanye gerakan liat sampah dan ambil disepanjang rute perjalanan yang mereka lalui.

“Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan masyarakat secara langsung untuk ikut berpartisipasi melalui tanda tangan pada spanduk yang disediakan sebagai bentuk dan wujud tolak kekerasan terhadap anak,” ujarnya, melalui siaran persnya, Selasa (23/7/2019).

Tak hanya itu, katanya, komitmen Pertamina juga ditunjukkan dengan program CSR lainnya, seperti Sekolah anak percaya diri di Kota Makassar, Natsir Eco School di Kabupaten Tana Toraja.

Selain itu, pada peringatan hari anak kali, Pertamina juga bekerja sama dengan Trans Studio Mall (TSM) Makassar dalam kegiatan lomba colouring by bright gas dan menghias layang-layang pada acara Science dan Edu Fair 2019 yang berlangsung mulai 23 Juli hingga 28 Juli 2019.

“Kami berharap kedepannya akan terus menjadi fasilitator, sekaligus supporter terbaik untuk seluruh anak Indonesia, agar tetap mempertahankan semangat juang yang tinggi untuk Indonesia yang lebih baik kedepannya,” katanya.

Editor : Marwiah Syam



Comment