MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) kategori Frequent (FRQ) di sejumlah wilayah Indonesia untuk periode 29 September hingga 5 Oktober 2026.
Seperti dilansir dalam prakiraan terbaru BMKG, Senin (28/9/2026), disebutkan zona dengan cakupan spasial maksimum awan Cumulonimbus lebih dari 75 persen atau Frequent (FRQ) bertambah menjadi empat wilayah.
Adapun empat wilayah dengan potensi cakupan spasial maksimum awan Cumulonimbus lebih dari 75 persen, diantaranya Bengkulu, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, dan Sumatera Barat.
Jika dibandingkan dengan periode 26 September–2 Oktober 2026, terdapat satu perubahan pada daftar FRQ, yakni masuknya Bengkulu yang sebelumnya tercatat dalam kategori OCNL.
BMKG juga menegaskan bahwa persentase lebih dari 75 persen dalam kategori FRQ ini merupakan cakupan spasial maksimum awan Cumulonimbus, bukan kemungkinan hujan sebesar 75 persen.
Comment