Pertamina Operasikan Perdana STS Kolonodale, Perkuat Distribusi B50 di Sulawesi

KOLONODALE, BERITAPEDOMAN.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mulai mengoperasikan fasilitas Ship to Ship (STS) di Kolonodale sebagai langkah memperkuat sistem logistik dalam mendukung kelancaran distribusi Biosolar 50 (B50) secara lebih optimal di wilayah Sulawesi.

Pengoperasian perdana STS ini, diawali dengan sandarnya mother ship MT Marlin 88 berkapasitas 35.000 DWT, dimana pada tahap awal, sebanyak 3.100 KL B50 disalurkan untuk memenuhi kebutuhan Fuel Terminal Kolonodale, Fuel Terminal Moutong, dan Fuel Terminal Poso. Tak hanya itu, STS Kolonodale ini juga akan menjadi salah satu simpul distribusi yang akan melayani FT Poso, FT Moutong, IT Gorontalo, FT Kolonodale, IT Kendari, FT Luwuk, FT Banggai, FT Sanana, FT Labuha, hingga FT Ternate, dengan estimasi volume penyaluran mencapai sekitar 79.978 KL setiap bulannya.

Area Manager Communication, Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa pengoperasian STS Kolonodale merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur logistik yang terus dilakukan perusahaan untuk mendukung ketahanan energi di Sulawesi.

“Pengoperasian perdana STS Kolonodale menjadi salah satu langkah strategis Pertamina dalam memperkuat jaringan distribusi energi di Sulawesi. Dengan dukungan fasilitas ini, proses penyaluran B50 menuju berbagai terminal dapat berlangsung lebih efektif, sehingga kebutuhan masyarakat di wilayah layanan dapat terpenuhi dengan lebih baik,” kata Lilik, melalui siaran pers, Jumat (24/7/2026).

Adapun seluruh rangkaian operasional STS ini, kata Lilik, dijalankan dengan mengedepankan standar Health, Safety, Security and  Environment (HSSE) guna memastikan aspek keselamatan, keamanan, serta keandalan distribusi agar tetap terjaga dalam setiap prosesnya.

“Selain itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap operasional STS sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan sistem logistik energi di kawasan Sulawesi. Karena itu, kami meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pasokan BBM, karena Pertamina terus berupaya memastikan kebutuhan energi di seluruh wilayah layanan tetap terpenuhi melalui pengelolaan stok dan distribusi yang optimal,” kata Lilik.

Comment