MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Upaya mendorong investasi hijau terus digaungkan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Salah satunya, menghadirkan talkshow tematik dan kisah inspiratif local heroes yang berhasil menembus pasar ekspor dengan produk-produk kreatif dan berkelanjutan di penyelenggaraan AMBF X SSIF 2025.
Talkshow yang mengambil narasumber dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), pelaku ekonomi sirkular, dan eksportir nasional ini, menjadi ruang berbagi strategi penguatan daya saing ekspor, sekaligus memperkenalkan praktik investasi hijau di tingkat daerah.
Kepala BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, mengungkapkan bahwa Bank Indonesia memilih tema “Empowering Green Economic Investment – From Local Champions To Global Vision” di penyelenggaraan AMBF X SSIF 2025 ini, untuk menegaskan arah pembangunan Sulawesi Selatan menuju ekonomi hijau yang kompetitif dan inklusif.
Tema yang diusung tahun ini, kata Rizki, memiliki dua pesan penting. Yang pertama, komitmen bahwa Sulawesi Selatan bukan hanya pusat investasi yang kompetitif, tetapi juga rumah bagi local champions yang memiliki kapasitas untuk go-global. Yang kedua, penegasan arah baru perekonomian nasional yang semakin menempatkan ekonomi hijau sebagai prioritas.
“Melalui AMBF X SSIF 2025, Bank Indonesia mendorong penguatan posisi Sulsel sebagai hub investasi dan ekspor hijau di Kawasan Timur Indonesia,” kata Rizki, Rabu (12/11/2025).
Penyelanggaraan AMBF X SSIF 2025 ini, selain menghadirkan talkshow tematik. Juga menampilkan berbagai kegiatan, diantaranya business matching, showcase produk unggulan daerah.
Comment