AMBF X SSIF 2025 Sukses Bukukan Komitmen Ekspor Senilai Rp228 Miliar

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Penyelenggaraan Anging Mammiri Business Fair (AMBF) X South Sulawesi Investment Forum (SSIF) 2025 berhasil membukukan komitmen ekspor senilai Rp228 miliar.

Nilai ini meningkat 110 persen dibandingkan capaian tahun lalu yang tercatat sebesar Rp98,78 miliar.

Kegiatan tahunan yang diusung Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai wujud upaya peningkatan nilai ekspor produk unggulan UMKM lokal ke pasar global dengan mempertemukan buyer internasional ini, makin meningkat signifikan.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Wahyu Purnama A, mengatakan bahwa antusiasme UMKM pada penyelenggaraan tahun ini meningkat pesat.

Para pelaku usaha semakin menunjukkan minat tinggi untuk berkonsultasi dan melakukan business matching dengan buyer dari berbagai negara. Alhasil penyelenggaraan AMBF X SSIF tahun 2025 ini, berhasil membukukan komitmen ekspor senilai USD 12 juta atau sekitar Rp228 miliar.

“Angka ini jauh lebih tinggi dibanding pencapaian tahun 2024 lalu yang tercatat sebesar Rp98,78 miliar,” kata Wahyu, saat penutupan AMBF X SSIF 2025, di Sandeq Ballroom, Lt 1, Hotel Claro, Jl A. Pettarani, Kamis (13/11/2025).

Peningkatan pencapaian tersebut, kata Wahyu, berkat keberhasilan 18 UMKM unggulan yang menjalin kerjasama dengan 30 buyer dari 17 negara, diantaranya Indonesia, Malaysia, China, Jepang, India, Nepal, Thailand, Azerbaijan, Maldives, Uni Emirat Arab, Iran, Mesir, Arab Saudi, Pakistan, Australia, Rusia, dan Belanda.

“Tak hanya itu, jumlah buyer tahun 2025 ini, juga dicatatkan meningkat signifikan. Tahun lalu hanya 12 buyer dari 10 negara. Sementara tahun ini melonjak menjadi 30 buyer dari 17 negara. Ini menjadi bukti kuat bahwa kepercayaan global terhadap produk-produk lokal Sulawesi Selatan semakin meningkat,” kata Wahyu.

Sementara di sisi investasi, kata Wahyu, South Sulawesi Investment Forum (SSIF) 2025 juga mencatat hasil menggembirakan, yakni berhasil menghimpun 24 Letter of Intent (LoI) melalui 64 pertemuan investasi yang membahas 23 proyek Investment Project Ready to Offer (IPRO) dengan potensi nilai investasi mencapai Rp8,55 triliun.

Tak hanya itu, jumlah calon investor juga dicatatkan naik signifikan menjadi 27 pada tahun 2025, jauh lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yang hanya 9 investor.

“Capaian AMBF X SSIF 2025 ini, makin menegaskan bahwa Sulawesi Selatan semakin diperhitungkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, rumah bagi UMKM berdaya saing global, sekaligus destinasi investasi yang menjanjikan,” kata Wahyu.

Comment